Jumat, 5 Juni 2026

Terus Berkegiatan Positif, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Siborongborong Kanwil Kumham Sumut Beternak 1000 Bebek Petelur

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Rabu, 29 Mei 2024 | 12:58 WIB
Petugas Lapas Siborongborong Saat Meninjau Kegiatan Pembinaan Kemandirian WBP
Petugas Lapas Siborongborong Saat Meninjau Kegiatan Pembinaan Kemandirian WBP

NAWACITAPOST.COM - Keterampilan dan kemampuan WBP Lapas Kelas IIB Siborongborong Kanwil Kumham Sumut, tetap terasah meskipun berada di balik jeruji besi.

Mereka senantiasa disibukkan dengan berbagai macam program pelatihan kemandirian, yang dihadirkan oleh Lapas Siborongborong, salah satunya kegiatan beternak bebek petelur. Rabu, (29/05/2024).

Memanfaatkan lahan kosong di belakang Lapas dan juga sebagai sarana edukasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.

Baca Juga: Keji dan Sadis, Pembantaian di Kamp Rafah Tewaskan Anak-Anak dengan Tubuh Hangus Terbakar

Jajaran Bimker Lapas Kelas IIB Siborongborong, melaksanakan pemeliharaan 1000 ekor Bebek petelur jenis Ratu.

Dimana Bebek yang ditargetkan, berproduksi 80% telur Bebek dalam setiap harinya.

Walau masih dalam pemahaman (Remaja), namun di pastikan satu atau dua bulan ke depan akan berproduksi.

Baca Juga: Rahasia Sehat dan Umur Panjang Warga Yunani

Kalapas Kelas IIB Siborongborong Krisman Ziliwu, SH, Menyebut tidak ada sedikitpun areal Lapas yang disia-siakan, semua harus di manfaatkan guna sebagai sarana edukasi untuk WBP ke arah yang lebih baik, dan semoga kegiatan ini mendapat dukungan dari kita semua.

Ini merupakan program kegiatan lanjutan, setelah melaksanakan pelatihan kemandirian berupa budidaya bebek petelur.

Akhir setiap pelatihan yang dilakukan oleh Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Siborongborong, bermuara ke kegiatan positif berkelanjutan, sehingga bisa menambah Target Tahunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang disetor setiap bulannya.

Baca Juga: Polisi Sumbar Akan Tilang yang Menerobos Jalur Lembah Anai

Dengan kegiatan tersebut, mereka dapat mengisi hari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat, sehingga waktu yang ada tidak terbuang dengan sia-sia.

Diharapakan dengan adanya pelatihan tersebut, maka dapat membentuk WBP agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindakan pidana, sehingga masyarakat dapat menerima mereka kembali sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan.

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini