NAWACITAPOST.COM - Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia (MNI), Faigiziduhu Ndruru, mengemukakan keprihatinan akan kemerosotan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya Indonesia saat ini. Hal ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, pengusaha, individu, dan masyarakat umum.
Kondisi ini disebabkan oleh arus informasi yang begitu deras melalui media sosial, yang telah dengan cepat diterima oleh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di pelosok terpencil nusantara. Kekhawatiran ini kemudian menjadi pemicu semangat manajemen MNI untuk mengambil langkah konkret dalam mempertahankan dan melestarikan budaya Nusantara.
"Dengan tekad bahwa budaya Nusantara harus tetap kuat dari ancaman budaya lain dan lestari sampai anak cucu kita kelak," ujar Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Selasa (9/4/2024).
Faigiziduhu Ndruru mengatakan, persiapan untuk pelaksanaan Nusantara Awards bukanlah hal yang sederhana. Proses ini juga melibatkan pertimbangan yang matang terkait mekanisme, kelengkapan, dan pembiayaan yang tidak kecil. Namun, satu per satu hal tersebut mulai dikerjakan oleh panitia, dengan menciptakan solusi terkait kebutuhan dalam perhelatan ini.
Baca Juga: Mudik Lebaran: Budaya Nusantara yang Bernilai Religius
"Proses pembentukan dewan juri menjadi tahap penting dalam perencanaan ini," kata Faigiziduhu Ndruru.
Dewan juri, kata Faigiziduhu Ndruru, yang terbentuk haruslah sejalan dengan masalah dan tantangan budaya Nusantara yang cenderung punah dan luntur dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Merumuskan kolaborasi juri akhirnya menghasilkan komposisi yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Prof. Riris Toha Sarumpaet dari Universitas Indonesia, Sarman Simanjorang dari APKASI, Anthony Putihrai dari PT Alpha Putihrai Capital dan Tamara Group, serta Taufan Teguh Akbari dari London School of Public Relations (LSPR) Jakarta.
Dalam proses penilaian kandidat oleh juri, seringkali terjadi perdebatan dengan tujuan agar kandidat yang terpilih adalah mereka benar-benar memiliki karya nyata. Perdebatan positif ini akhirnya menghasilkan 19 penerima yang terbaik di antara ratusan kandidat yang diusulkan dari akhir tahun sebelumnya, 2023.
Rapat dewan juri menyimpulkan harapannya bahwa para penerima akan menjadikan penghargaan ini bukan akhir prestasi dalam memperkuat budaya Nusantara, melainkan sebagai tantangan awal untuk terus menginspirasi, berkelanjutan dalam memperkuat dan melestarikan budaya Nusantara.
Tim juri yakin para penerima akan mempersiapkan program yang lebih luas, berkelanjutan, dan kolaboratif dengan para stakeholder lainnya dalam mencapai tujuan bersama, yakni menjadi Negara yang memiliki akar budaya kuat dan tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Budaya Nusantara bukan hanya sekedar dibanggakan, tapi harus bisa dicintai," kata Faigiziduhu Ndruru.
Daftar Penerima Nusantara Awards 2024
Berikut ini merupakan 19 penerima Nusantara Awards beserta kategori dan alasannya:
A. Kategori Individu
Artikel Terkait
Profil Taufan Teguh Akbari, Juri Nusantara Awards 2024
Mengenal Anthony Putihrai, Inspirasi Bagi Pengusaha Muda
Kisah Perjuangan Sarman Simanjorang Meraih Kesuksesan dan Utamakan Keluarga
Beesokhi Ndruru: Media Nawacita Indonesia Siap Gelar Nusantara Awards 2024
Mengenal Prof Riris K Toha Sarumpaet, Juri Nusantara Awards 2024