NAWACITAPOST.COM - Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia (MNI), Faigiziduhu Ndruru, menyoroti peran vital lembaga pendidikan, dalam membentuk karakter para siswa dan mahasiswa. Menurutnya, lingkungan pendidikan seperti sekolah dan kampus bukan hanya untuk sekadar belajar, tetapi juga sebagai tempat di mana budaya, nilai-nilai kebangsaan, dan nasionalisme terbentuk.
Faigiziduhu Ndruru juga menyoroti pentingnya penguatan budaya nusantara melalui lembaga pendidikan. Dia menekankan bahwa kegiatan pengenalan budaya dan sosial bermasyarakat di sekolah dan kampus dapat membentuk kecintaan pada budaya Nusantara di kalangan pelajar dan mahasiswa.
"Oleh karena itu, penting dipahami bahwa budaya di sekolah dan kampus sangat berpengaruh pada sikap dan penilaian para siswa dan mahasiswa terhadap banyak hal baik, terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun etika berpolitik," kata Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Sabtu (30/3/2024).
Salah satu contoh keberhasilan dalam melestarikan budaya nusantara adalah Binus University. Faigiziduhu Ndruru memberikan apresiasi terhadap program-program budaya yang dijalankan oleh universitas ini.
Baca Juga: Budaya Nusantara dan Islam Saling Memberi Warna
Dia mengungkapkan bahwa Binus University berhasil menghadirkan pertunjukan kolintang dalam acara Best of ASEAN Performing Arts, yang dihadiri oleh perwakilan dari 11 negara ASEAN.
Binus University juga memiliki program Character Building Development Center (CBDC) yang mewajibkan mahasiswa dan dosen mengenakan atribut budaya lokal Nusantara setiap minggu pertama dalam satu bulan, pada tahun 2023 lalu. Program ini bertujuan untuk memupuk semangat cinta terhadap nilai-nilai kebangsaan dan budaya lokal Indonesia.
"Komitmen Binus University dalam melestarikan budaya nusantara ini membuatnya layak sebagai penerima Nusantara Awards 2024," kata Faigiziduhu Ndruru.
Penguatan budaya itu juga dilakukan dengan berbagai kegiatan. Pada tanggal 4 Maret 2016, Jurusan Sastra Jepang Binus University menjalankan program pertukaran budaya dengan Osaka University. Kegiatan ini mencakup pertunjukan tarian dan seni tradisional dari kedua belah pihak, serta presentasi kelompok antara mahasiswa Binus dan Osaka University.
Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Indonesia Patut Bangga, Perusahaan Properti Banyak Peduli Budaya Nusantara!
Selain itu, Binus University juga terlibat dalam kolaborasi yang kuat dengan Desa Pasir Mulya untuk membangun Desa Wisata. Pada 8 Desember 2022, Binus University memperluas kemitraannya dengan menandatangani perjanjian dengan tiga desa lainnya untuk mengembangkan Desa Wisata. Program ini tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah dan berfikir kreatif, tetapi juga menyediakan fasilitas untuk mendukung pengembangan Desa Wisata.
Binus University juga aktif dalam menginformasikan perkembangan perusahaan melalui Town Hall Meeting yang diadakan pada 15 Desember. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada karyawan tentang perkembangan Binus University dan tentang dunia di era globalisasi.
Ceo Bina Nusantara (Binus), Bernard Gunawan, meluncurkan nilai-nilai budaya baru dan Core Competencies Binus dalam acara tersebut, yang akan menjadi fondasi untuk menuju kampus kelas dunia.
Indonesian Culture Week menjadi wadah penting dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada boarders Binus Square dan masyarakat umum. Diselenggarakan pada 10-15 Januari 2011 dengan tema "Pengenalan Tradisi dan Jati Diri Bangsa Indonesia," acara ini melibatkan pameran foto, pertunjukan musik dan tari tradisional, serta pertunjukan teatrikal dan atraksi pencak silat.\
Artikel Terkait
Binus University Dukung Kebijakan Mahasiswa Tak Wajib Skripsi
Biaya Sekolah Anak di Binus School Serpong Bikin Melongo, Ternyata Segini Gaji Vincent Rompies!
Semangat Cinta Budaya, 14 Ribu Mahasiswa dan Dosen Binus University Kenakan Atribut Nusantara
Binus University Persembahkan Budaya Indonesia di Best of ASEAN Performing Arts
Beesokhi Ndruru: Media Nawacita Indonesia Siap Gelar Nusantara Awards 2024