Minggu, 19 Juli 2026

Budaya Nusantara dan Islam Saling Memberi Warna

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 29 Maret 2024 | 16:06 WIB
Dua perangkat gamelan, yaitu Kanjeng Kiai Gunturmadu dan Kanjeng Kiai Nagawilaga mengalunkan gendhing-gendhing khusus di Bangsal Pagongan, Kagungan Dalem Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta.   (Keraton Yogyakarta.)
Dua perangkat gamelan, yaitu Kanjeng Kiai Gunturmadu dan Kanjeng Kiai Nagawilaga mengalunkan gendhing-gendhing khusus di Bangsal Pagongan, Kagungan Dalem Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta. (Keraton Yogyakarta.)

Baca Juga: Pengusaha Antusias Jadi Sponsor Nusantara Awards 2024 untuk Perkuat Budaya Nusantara

Sebagai contoh, dalam konsep akulturasi, masyarakat Jawa memiliki tradisi "Slametan" yang kuat. Ketika Islam datang, tradisi tersebut tetap berlangsung namun dengan mengambil unsur Islam terutama dalam doa-doa yang dibacakan. Wadah slametan tetap ada, namun isinya mengikuti ajaran Islam.

Sementara, asimilasi terjadi apabila masing-masing kelompok memiliki sikap toleransi dan simpati satu sama lain. Sunan Kalijaga, sebagai contoh, adalah seorang ulama Wali Sanga (Wali Sembilan) yang berhasil membangun budaya baru di tanah Jawa dengan memadukan unsur-unsur Islam dengan unsur-unsur Jawa. Hal ini terlihat dalam perkembangan Islam di Jawa yang berbeda dengan Islam di tanah kelahirannya, yaitu Arab.

Korelasi antara agama dan budaya ini menyebabkan adanya perbedaan kultur keagamaan antara daerah satu dengan yang lain. Hal ini menjadikan Indonesia tampak unik dan berbeda dibandingkan dengan negara lain.

Baca Juga: Otoli Zebua: Nusantara Awards 2024, Penghargaan Budaya yang Dilindungi Hak Kekayaan Intelektual

Untuk memperkuat pelestarian budaya ini, Media Nawacita Indonesia (MNI) menggelar perhelatan Nusantara Awards, yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2024, di Hotel Raffles, Jakarta. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi para tokoh dan instansi yang memiliki komitmen kuat terhadap upaya-upaya pelestarian budaya Nusantara.

Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia (MNI) Faigiziduhu Ndruru berharap, Nusantara Awards 2024 dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadikan budaya sebagai agenda rutin dalam rangka merawat kebhinekaan, serta menjaga keharmonisan antar umat manusia dan alam.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini