Jakarta, NAWACITAPOST.com-Persoalan realisasi anggaran penangananCovid-19 yang masih jauh dari memuaskan menjadi sorotan lagi. Salah satunya Presiden JokoWidodo (Jokowi). Padahal masuk di kuartal III ini pemerintah berusaha menggenjot perekonomian baik soal konsumsi rumah tangga maupun daya beli masyarakat.
“Saya melihat memang urusan realisasi anggaran ini masih sangat minim sekali. Sekali lagi dari Rp695 triliun stimulus untuk penanganan covid, baru20% yang terealisasi. Rp141 triliun yang terealisasi. Sekali lagi baru 20%. Masih kecil sekali,” katanya.
Jokowi mengatakan realisasi paling besar ada di sektor perlindungan sosial yang mencapai 38%. Disusul sektor stimulus bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yakni 25%.
“Hati-hati ini. Yang belum ada DIPA-nya (daftar isian pelaksanaan anggaran) saja masih gede sekali 40%. Dipanya belum ada. Dipa saja belum ada gimana mau realisasi?,” tuturnya.