Minggu, 19 Juli 2026

Menteri Basuki Hadimuljono dan Budi Karya Sumadi Siap Pindah ke Ibu Kota Nusantara

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 11 Maret 2024 | 22:10 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya mewujudkan Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG) ke-6 yakni tercapainya Air Bersih dan Sanitasi Layak Bagi Semua di 2030.   "Ketersediaan Sumber Daya Air (SDA) telah menjadi isu penting di seluruh dunia. Kebutuhan air global terus meningkat, namun ketersediaan dan kualitas air semakin sulit seiring dengan memburuknya lingkungan dan perubahan iklim. Untuk itu upaya mewujudkan SDG ke-6 merupakan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya mewujudkan Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG) ke-6 yakni tercapainya Air Bersih dan Sanitasi Layak Bagi Semua di 2030. "Ketersediaan Sumber Daya Air (SDA) telah menjadi isu penting di seluruh dunia. Kebutuhan air global terus meningkat, namun ketersediaan dan kualitas air semakin sulit seiring dengan memburuknya lingkungan dan perubahan iklim. Untuk itu upaya mewujudkan SDG ke-6 merupakan

NAWACITAPOST.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, bersiap untuk menjadi salah satu dari sedikit pejabat yang akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencananya, ia akan mulai menempati rumah dinas pada bulan Juli 2024.

Dalam pengumuman yang mengejutkan, Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa rekan sejawatnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, juga akan bergabung dengannya dalam kloter awal untuk pindah ke IKN. Budi Karya bahkan telah menghubungi Basuki untuk memastikan persiapan rumah dinasnya.

"Ini bocorannya, Pak Menhub ingin melihat. Karena beliau juga harus memantau bandara yang harus selesai. Jadi beliau sudah menelepon saya untuk meminta persiapan rumahnya," ungkap Basuki saat diwawancarai di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, pada Sabtu (9/3/2024).

Baca Juga: OPINI Saiful Huda Ems, NU di Hatiku Jokowi Musih Politikku

Basuki juga menambahkan bahwa kemungkinan besar ia dan Budi Karya akan menjadi tetangga di IKN. Namun, ia belum bisa memastikan siapa saja menteri lain yang akan ikut pindah ke IKN pada bulan Juli seperti dirinya.

"Belum tahu, tapi yang sudah menelepon saya adalah Pak Menhub. Insya Allah (kita akan menjadi tetangga)," katanya.

Ketika ditanya mengenai jumlah rumah dinas menteri yang tersedia di IKN, Basuki menjelaskan bahwa tidak semua menteri akan pindah ke IKN pada tahap awal.

Namun, dia memastikan bahwa semua menteri akan menempati Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM). Jumlah total RTJM yang tersedia adalah 36, sedangkan jumlah menteri beserta empat menteri koordinator adalah 40.

Baca Juga: Polemik Fee Rp 25 Miliar: Pengamat Minta Desak Jokowi Lengserkan Bahlil

"Ini tidak semuanya akan pindah langsung. Kemungkinan bulan Juli akan ada yang sudah pindah, dan ada yang belum. Jadi ada tahapannya," jelasnya.

Sebagai tambahan informasi, sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, telah menyatakan kesiapannya untuk pindah ke IKN pada bulan Juli 2024.

Kementerian PANRB memiliki peran besar dalam pemindahan pemerintahan ke IKN, terutama terkait dengan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan demikian, Anas dan stafnya termasuk dalam prioritas untuk pindah pada tahap awal.

Baca Juga: Taraweh Pertama, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Sholat Tarawih Bersama Dengan Khusyuk

"Rencananya, pada tanggal 17 Agustus akan diadakan upacara di sana. Bahkan, Pak Menteri PUPR berencana untuk mulai menempati rumah dinas di IKN pada bulan Juli," ungkap Anas, saat diwawancarai di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, pada Kamis (7/3/2024).

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini