NAWACITAPOST.COM - Anggota Komisi X DPR RI F-PKS, Fahmy Alaydroes, mengungkapkan keprihatinannya terhadap wacana penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk program Makan Siang Gratis.
Fahmy menegaskan bahwa pembahasan tentang program Makan Siang Gratis yang merupakan janji dari capres/cawapres sebenarnya belum layak untuk dibahas. Menurutnya, anggaran BOS seharusnya dipergunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
"BOS adalah biaya yang kita pahami sepenuhnya dipergunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan," kata dia, dikutip Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Ganjar Pranowo Bantah Terima Gratifikasi Rp100 Miliar
Fahmy menyoroti masih banyaknya persoalan dalam dunia pendidikan seperti kesejahteraan guru, infrastruktur, dan sarana prasarana sekolah yang memerlukan dana.
"Masih banyak persoalan-persoalan di pendidikan kita, persoalan kesejahteraan guru, persoalan infrastruktur, sarana-prasarana sekolah yang masih memerlukan pendanaan," ujar Fahmy.
Ia juga menyampaikan bahwa 20% anggaran APBN untuk pendidikan harus digunakan sepenuhnya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Baca Juga: Peduli Lingkungan, Ini 5 Cara BAB di Gunung Tanpa Menggunakan Botol Plastik
Menurut Fahmy, wacana penggunaan dana BOS untuk program Makan Siang Gratis telah mengkhawatirkan banyak pihak, terutama tenaga pendidik dan guru. Mereka khawatir bahwa jika dana BOS dialihkan untuk program tersebut, maka pendanaan untuk honor mereka akan terganggu.
"Padahal sebagian dananya digunakan sebagai penunjang honor mereka, maka mereka akan mengalami kerugian," ujar Fahmy.
Artikel Terkait
Defisit Anggaran Berpotensi Melonjak Akibat Program Makan Siang Gratis
Daftar Menu Varian dalam Simulasi Makan Siang Gratis Rp15.000 per Anak
Mahfud MD Nilai Simulasi Makan Siang Gratis Tidak Etis
Perhimpunan Guru Tolak Pemotongan Dana BOS untuk Program Makan Siang Gratis
DPR: Anggaran BOS Bisa Naik 600 Persen untuk Program Makan Siang Gratis