Baca Juga: Kasus Pembangunan RSU Pratama Nias Memanas, Direktur PT VCM Ditahan
Lebih jauh, Suarman menilai semakin banyaknya organisasi wartawan dan media di wilayah Kepulauan Nias menunjukkan bahwa pola pikir insan pers daerah terus berkembang.
Ia menyebut, kemajuan tersebut menjadi tanda bahwa wartawan di Nias mulai membangun wadah-wadah profesi sebagaimana yang telah lama berkembang di daerah lain.
“Kehadiran berbagai organisasi wartawan atau media di Kepulauan Nias menandakan bahwa pemikiran wartawan daerah Nias sudah maju,” tutur Suarman.
Terbentuknya Forwaka Gunungsitoli diharapkan dapat memperkuat koordinasi wartawan yang meliput di lingkungan kejaksaan, sekaligus menjaga solidaritas dan profesionalisme insan pers di daerah.(Yogi)
Artikel Terkait
Pelindo Gunungsitoli Kejar Lonjakan Arus Logistik 2026, Target 75.000 Ton/M3
Melawan Batas, Menjemput Takdir: Kemnaker Gebrak Bantul dengan Misi Kemandirian Disabilitas!
Tragedi 45 Tahun Sirna dalam Sekejap: Skandal Investasi Fiktif Rp28 Miliar Guncang Jemaat Aek Nabara
Tragedi Berdarah di Binong: Anak Tiri Terjangkit Narkoba Habisi Nyawa Ibu Sendiri
Asa di Balik Terpal: Nestapa dan Baja di SDN Terong Saat Ujian Menantang Bencana