NAWACITAPOST.COM - Arab Saudi akan menggelar pemantauan hilal untuk menentukan awal puasa Ramadhan 1445 Hijriah pada Minggu (10/3/2024). Pelaksanaan pemantauan hilal tersebut bertepatan dengan 29 Sya'ban 1445 H dalam kalender Islam.
"Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa tanggal resmi penampakan bulan Ramadhan akan berlangsung pada hari Minggu, 10 Maret, hari terakhir bulan Sya'ban," lapor media 5lejnews, dilansir dari Morocco World News, dikutip Rabu (28/2/2024).
Pengamatan hilal dilakukan dengan melihat penampakan bulan sabit sebagai penanda awal bulan melalui mata telanjang atau teropong setelah Matahari terbenam. Kendati demikian, tanggal penampakan hilal atau bulan sabit sebenarnya dapat diprediksi dengan perhitungan astronomi sebagai acuan.
Jika bulan sabit terlihat jelas, maka pemerintah di negara tersebut akan mengumumkan awal bulan Ramadhan. Sebaliknya, jika hilal tidak dapat terlihat dengan jelas, hari berikutnya terhitung masih bulan Sya'ban, dan Ramadhan baru dimulai sehari kemudian.
Pusat Astronomi Internasional (IAC) memperkirakan, Ramadhan 1445 H akan dimulai pada Selasa, 12 Maret 2024 di Arab Saudi dan banyak negara Islam. Oleh karena itu, sebagian besar negara akan memantau Bulan sabit penanda awal Ramadhan pada Minggu, 10 Maret 2024.
Namun, IAC mengatakan, tidak mungkin melihat bulan sabit pada hari itu dari mana pun di kawasan Arab dan negara Islam, baik dengan mata telanjang atau menggunakan teleskop. "Melihat Bulan sabit di semua area tersebut tidak mungkin dilakukan, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teleskop," kata IAC.
Baca Juga: DPRD Kota Blitar Minta Genjarkan Kampanye Edukasi Stunting yang Mudah Dimengerti Masyarakat
Ketampakan bulan sabit kemungkinan dapat dilihat dengan menggunakan teleskop dari wilayah Amerika, terutama dari wilayah barat. Atas dasar hal tersebut, negara-negara yang tidak melihat penampakan hilal, termasuk Arab Saudi dan negara Islam lain akan memulai puasa Ramadhan pada Selasa, 12 Maret 2024. Jika hal tersebut terjadi, hari raya Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada Rabu, 10 April 2024.
Ketua Masyarakat Astronomi Emirat, Ibrahim Al Jarwan mengatakan, Ramadhan 2024 akan terasa istimewa karena berlangsung selama musim dingin. Fenomena ini, menurut Al Jarwan, merupakan yang pertama kali terjadi di Arab Saudi dan sekitarnya sejak 2000.
"Sesuatu yang belum pernah terjadi selama bertahun-tahun," ungkapnya, seperti dikutip Time Out Riyadh, Senin.
Baca Juga: Pesta Rakyat di Pantai Pasir Kuning Siap Digelar Maret 2024, Ada Perang Ketupat dan Tradisi Ruahan
Sepanjang bulan Ramadhan, jam kerja dan sekolah di negara-negara Arab akan dipersingkat dan beberapa restoran tutup pada siang hari.
Artikel Terkait
Pegawai Kanwil Kemenkumham Sulsel Ikuti Ceramah Agama Dalam Rangka Sambut Ramadhan 1445 H
Kemenkumham Jabar Gelar Peringatan Isra Miraj Jelang Ramadhan di Lapas Narkotika Bandung
Sambut Bulan Suci 1445 H, Pemprov gandeng MAKI Jatim gelar JTHF Ramadhan 2024
Bulog Pastikan Cadangan Beras Cukup Untuk Kebutuhan Bulan Puasa Ramadhan dan Lebaran 2024
Jelang Ramadhan 2024, Harga Cabai dan Telur di Pasar Legi Jombang Alami Kenaikan