Minggu, 19 Juli 2026

Bulog Pastikan Cadangan Beras Cukup Untuk Kebutuhan Bulan Puasa Ramadhan dan Lebaran 2024

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 27 Februari 2024 | 21:58 WIB
Bulog tegaskan stok beras masih cukup untuk kebutuhan bulan puasa, Ramadhan 2024.  (MNI)
Bulog tegaskan stok beras masih cukup untuk kebutuhan bulan puasa, Ramadhan 2024. (MNI)

NAWACITAPOST.COM - Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, menyatakan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran selama puasa dan lebaran 2024.

Suyamto menjelaskan bahwa stok CBP yang dimiliki Bulog mencapai 1,4 juta ton, dengan tambahan sisa kuota penugasan impor tahun ini sebanyak 1,5 juta ton. Jumlah tersebut dianggap sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran, baik untuk puasa dan lebaran maupun penyaluran bantuan pangan hingga bulan Juni.

"Jadi jumlahnya sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran baik untuk kebutuhan puasa dan lebaran maupun penyaluran bantuan pangan sampai dengan bulan Juni," ujarnya, dikutip Selasa (27/2/2024).

Baca Juga: Banggar DPR RI Kritik Pembahasan Program Makan Gratis Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna

Suyamto juga menegaskan bahwa Bulog akan terus melakukan berbagai upaya untuk menyikapi fluktuasi harga beras dengan menjalankan semua penugasan dari Pemerintah. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah penyaluran Bantuan Pangan sebanyak 10 kilogram ke 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai bulan Januari hingga Juni.

Program ini bertujuan untuk membantu keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan berasnya. Selain itu, Bulog juga terus menggelontorkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke pasar induk, pasar tradisional, dan retail modern.

Bulog juga melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian. Meskipun demikian, Suyamto mengakui bahwa diperlukan waktu untuk mencapai keseimbangan harga beras di tingkat produsen dan konsumen.

Baca Juga: Alumni Perguruan Tinggi di Jawa Barat Tolak Hasil Pilpres 2024, Dukung Penggunaan Hak Angket DPR

Namun, lanjut Suyamto, pemerintah telah menghitung hal ini dengan baik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap harga dan ketersediaan beras. Pemerintah juga terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim El Nino yang saat ini tengah melanda dunia.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini