NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh menggelar kegiatan pengantar alih tugas bagi tiga orang pegawai yang mendapat amanah penugasan baru di satuan kerja berbeda. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta sarat makna kebersamaan di lingkungan Lapas Muara Teweh. Jumat, 17 April 2026.
Pejabat yang dilantik yakni Laksono Soeharto, sebelumnya menjabat Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Muara Teweh, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Kelas IIA Kasongan.
Selanjutnya, Syahbudinoor, yang sebelumnya menjabat Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Muara Teweh, resmi dilantik menjadi Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun.
Baca Juga: Revolusi Pengawasan di Kemnaker! Yassierli: Awas Ada Itjen, Diubah
Sementara itu, Juhan Wahyudi, yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Muara Teweh, turut dilantik sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun.
Acara pengantar alih tugas ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para pegawai selama melaksanakan tugas di Lapas Muara Teweh sekaligus sebagai momentum mempererat tali silaturahmi antar pegawai pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib menyampaikan kesan dan pesan kepada pegawai yang akan melaksanakan tugas di tempat yang baru. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Baca Juga: Kamuflase Maut di Jantung Gambir Terbongkar! Polisi Gerebek Toko Ikan Hias Berdarah Dingin
“Perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika organisasi dan proses pengembangan karier. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama bertugas di Lapas Muara Teweh dapat menjadi bekal berharga untuk terus memberikan kinerja terbaik di satuan kerja yang baru. Tetap jaga integritas, loyalitas, dan nama baik institusi pemasyarakatan,” pesannya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para pegawai yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Lapas Muara Teweh.
"Mutasi dan alih tugas adalah bagian dari kebutuhan organisasi sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan terhadap kemampuan pegawai. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga di tempat tugas yang baru dapat terus berkarya, menjaga profesionalisme, serta membawa semangat positif pemasyarakatan,” ujar Halasson Sinaga.
Baca Juga: Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus: Gelombang Skandal Guncang UI, ITB, IPB, dan UNPAD
Suasana haru terasa ketika seluruh jajaran pegawai memberikan salam perpisahan dan doa terbaik sebagai bentuk penghormatan atas kebersamaan yang telah terjalin. Momentum ini mencerminkan kuatnya nilai solidaritas, kekeluargaan, dan jiwa korps di lingkungan Lapas Muara Teweh.
Melalui kegiatan pengantar alih tugas ini, Lapas Muara Teweh menegaskan komitmennya dalam membangun budaya organisasi yang harmonis, profesional, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.