Senin, 20 Juli 2026

Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis untuk 12.690 Pekerja dan Ojol, Perkuat Keselamatan dan Pengawasan THR 2026

Photo Author
Restu Zebua, Nawacita Post
- Jumat, 20 Maret 2026 | 13:32 WIB
Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis untuk 12.690 Pekerja dan Ojol, Perkuat Keselamatan dan Pengawasan THR 2026 (Foto: Biro Humas Kemnaker
Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis untuk 12.690 Pekerja dan Ojol, Perkuat Keselamatan dan Pengawasan THR 2026 (Foto: Biro Humas Kemnaker

NAWACITAPOST.COM — Kementerian Ketenagakerjaan mengoordinasikan program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh beserta keluarganya pada Lebaran 2026. Pada tahun ini, program tersebut diperluas dengan melibatkan pengemudi ojek online (ojol), sehingga semakin banyak pekerja dapat pulang ke kampung halaman secara aman dan nyaman.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada para pekerja sekaligus upaya mendorong dunia usaha agar memberikan dukungan nyata menjelang hari raya.

Ia mengungkapkan, pelepasan mudik gratis yang dilakukan di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (17/3/2026), merupakan salah satu dari berbagai titik keberangkatan yang dikoordinasikan pemerintah.

Program bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini memberangkatkan 230 armada bus dari sejumlah lokasi menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Menurut Yassierli, kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang memberikan fasilitas tambahan bagi pekerja, seperti program mudik gratis, layanan penitipan anak (daycare), dan fasilitas lainnya.

Ia menilai, perhatian tersebut penting karena dapat meningkatkan rasa dihargai di kalangan pekerja, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, Kemnaker bekerja sama dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan, PT HM Sampoerna Tbk., PT Kayaba Indonesia, PT United Tractors, PT Pama Persada, PT Freeport Indonesia, Bank BNI, Bank BRI, PT PLN, PT TASPEN, PT Tirta Investama, PT Indofood CBP Sukses Makmur, Paguyuban Jambi, serta sejumlah serikat pekerja/buruh.

Ia menambahkan, program mudik gratis tahun ini memberikan manfaat yang lebih luas karena tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga mencakup pengemudi ojol.

Selain menyediakan fasilitas transportasi, Kemnaker juga memastikan aspek keselamatan perjalanan melalui pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pengemudi bus dan kernet. Pemeriksaan ini dilakukan di enam wilayah pemantauan mudik, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar, termasuk di berbagai titik keberangkatan mudik gratis.

Baca juga: Menaker Tinjau Posko K3 Mudik Lebaran 2026, Pastikan Awak Angkutan Sehat dan Siap Bertugas

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemnaker, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi. Pemeriksaan meliputi cek kesehatan, wawancara, hingga pengujian berbasis komputer untuk mengukur kesiapan kerja, termasuk waktu reaksi pengemudi.

Yassierli menegaskan bahwa kondisi fisik pengemudi sangat berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan, terutama saat beban kerja meningkat pada musim mudik.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa perlindungan pekerja menjelang Lebaran tidak hanya melalui program mudik dan aspek K3, tetapi juga lewat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2026.

Hingga Selasa (17/3/2026) pukul 10.00 WIB, Posko THR Kemnaker telah menerima laporan dari 1.121 perusahaan. Rinciannya, terdapat 975 aduan THR belum dibayarkan, 378 aduan tidak sesuai ketentuan, dan 302 aduan terkait keterlambatan pembayaran. Seluruh laporan tersebut saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pengawas ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Restu Zebua

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini