Kamis, 4 Juni 2026

Ipang Wahid Ungkap Dugaan Kecurangan dalam Pemilu 2024

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 27 Februari 2024 | 14:33 WIB
Ipang Wahid sebut ada dugaan kecurangan dalam pemilu (Foto: channel youtube kumparan)
Ipang Wahid sebut ada dugaan kecurangan dalam pemilu (Foto: channel youtube kumparan)

NAWACITAPOST.COM - Ipang Wahid menyatakan adanya dugaan kecurangan yang cukup meresahkan dalam pemilu baru-baru ini.

Hal ini menjadi sorotan utama dalam berbagai diskusi yang tengah berlangsung, termasuk dalam program Info A1 yang mengangkat topik mengenai Hak angket berujung pemakzulan Jokowi, Bisakah Prabowo-Gibran dianulir.

Meskipun hasil pemilu secara kikon telah diketahui, kita masih menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 20 Maret mendatang.

Baca Juga: Wisata Pantai Delegan Gresik, Nikmati Keindahan Panorama yang Memukau hingga Aktivitas Seru Cocok Jadi Pilihan Healing Bareng Keluarga

Dalam kutipan dari program Info A1 tersebut, Ipang Wahid menegaskan bahwa dengan hasil yang sudah ada, mulai muncul berbagai suara yang menyoroti potensi kecurangan, terutama yang dilakukan oleh tim 01 dan tim 03.

Namun, tidak hanya itu, ada juga penyampaian dari pihak Civil Society dan Gus yang menyebutkan adanya kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

"Mereka sedang mengumpulkan data terkait kecurangan yang dilakukan oleh tim 01 dan tim 03. Kemungkinan mereka akan mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau menggunakan hak angket," ujar Ipang Wahid dikutip Nawacitapost dari channel youtube Kumparan.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak, Polres Blitar Kota dan Pemkot Blitar Gelar Pasar Murah

Ipang juga menyoroti sulitnya proses hak angket, yang menurutnya cukup rumit dan membutuhkan langkah-langkah yang matang.

Meskipun demikian, kemunculan wacana mengenai hak angket menunjukkan bahwa kecurangan dalam pemilu menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak.

Dalam konteks ini, diskusi terus berlanjut untuk memastikan integritas dan keabsahan hasil pemilu, serta untuk memastikan bahwa demokrasi tetap terjaga dengan baik di Indonesia. ****

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini