NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru menggelar pelatihan konstruksi baja ringan bagi 10 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (26/2). Pelatihan ini bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan selama 6 hari kedepan.
Kegiatan pembukaan pelatihan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gazebo berkonsep bubungan tinggi khas Banjar oleh Kepala Lapas (Kalapas), I Wayan Nurasta Wibawa dan Kasi Penyelenggara Diklat BLK Kalsel, Muhammad Zainal Abidin.
Wayan mengatakan dalam pelatihan ini warga binaan diberikan pelatihan tentang bagaimana cara membuat gazebo dari baja ringan.
Baca Juga: Lapas Banjarbaru Panen Terong dan Cabai, Wujud Keberhasilan Program SAE
"Selain mendapat sertifikat pelatihan, output dari pelatihan ini adalah pembuatan gazebo oleh warga binaan yang diajarkan langsung oleh instruktur dari BLK Kalsel," ujar Wayan.
Lebih lanjut, Wayan menyampaikan dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan, Lapas tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Daerah.
Maka dari itu, Ia berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik tersebut dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Baca Juga: Tinjau Lapas Banjarbaru, Kakanwil Faisol Ali Apresiasi Peningkatan Fasilitas dan Pembangunan Gereja
"Harapan kami, mudah-mudahan kedepan kita semakin bersinergi dan terus berlanjut dalam membekali warga binaan dengan pelatihan dan keterampilan yang akan mereka gunakan setelah kembali ke masyarakat nanti," pungkas Wayan.
Sementara itu, Kasi Penyelenggara Diklat BLK Kalsel, Muhammad Zainal Abidin menyampaikan bahwa konstruksi baja ringan adalah salah satu bisnis yang menawarkan peluang yang sangat menjanjikan saat ini, terutama karena permintaan akan properti masih sangat tinggi di masyarakat.
Oleh karena itu, menurutnya pelatihan baja ringan ini adalah momentum yang tepat bagi warga binaan mengeksplorasi diri sehingga setelah bebas dan kembali kepada masyarakat mereka memiliki keterampilan untuk membuka usaha secara mandiri.
"Sekarang adalah zaman dimana kita harus punya keterampilan, maka dari itu konstruksi baja ringan ini sangatlah bisa dijadikan usaha mandiri. Dengan pelatihan ini, insyallah bermanfaat bagi warga binaan setelah keluar dari Lapas menjadi manusia yang lebih baik dan mempunyai usaha," ungkap Zainal.
"Kemarin ada dua permintaan, pelatihan konstruksi baja ringan dan membuat batako. Selama ditempat kita masih tersedia, kita dari BLK Kalsel akan selalu mendukung seluruh program pelatihan di Lapas Banjarbaru," tambah Zainal.
Artikel Terkait
Kunjungi Lapas Banjarbaru, Kadivpas Tinjau Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Lapas Banjarbaru Ikuti Upacara dan Syukuran Hari Bhakti Imigrasi Ke-74
WBP Semakin Produktif, Lapas Banjarbaru Kembali Panen 100 Kg Kacang Tanah
Tinjau Lapas Banjarbaru, Kakanwil Faisol Ali Apresiasi Peningkatan Fasilitas dan Pembangunan Gereja
Lapas Banjarbaru Panen Terong dan Cabai, Wujud Keberhasilan Program SAE