"Kegiatan pada hari ini bukan hanya sekedar penanaman mangrove, namun juga merupakan ajang saling bertukar pandangan, disatu sisi apa yang menjadi visi, apa yang sedang digagas, dilaksanakan dan diperjuangkan untuk pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan, dan disisi lain juga kami mengenali kesempatan, dukungan dan kebersamaan dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup bersama para wartawan Indonesia," jelas Bambang.
Baca Juga: Gelar Rakornis Regional Sumatera, KLHK Perkuat Kolaborasi Aksi Iklim
Melalui sentuhan para jurnalis, ia juga mengungkapkan jika informasi terkait kebijakan, program, dan capaian kinerja KLHK dapat tersampaikan secara positif kepada publik. Termasuk memperoleh perspektif media terhadap eksistensi KLHK.
Sementara itu Ketua PWI merasa sangat tersanjung dengan diajak sertanya insan pers dalam mensukseskan kegiatan menanam pohon terutama mangrove yang menjadi salah satu kekayaan Bangsa Indonesia.
Ia setuju jika upaya pengelolaan lingkungan itu penting sekali dan apa yang sudah dilakukan oleh KLHK dalam menjaga lingkungan dan hutan Indonesia perlu disuarakan lebih luas lagi agar diketahui publik dengan baik.
"Kami melihat apa yang sudah dikelola ini sudah baik, tetapi ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, ini memang tugas kami untuk memberitakan keberhasilan-keberhasilan upaya pemerintah, khususnya juga pada upaya perlindungan alam yang baik bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: KLHK Gelar Operasi Gabungan Tindak Pelaku Perambahan dan Perusakan Taman Nasional Tesso Nilo
Dengan mengikuti kegiatan menanam dan mengitari TWA Angke Kapuk, Hendry merasa takjub dengan keberadaan hutan mangrove yang terjaga dengan baik di sekitar Jakarta yang merupakan kota terbesar dan terpadat di Indonesia. Dengan melihat langsung, maka ia percaya KLHK bersama para pihak telah melakukan upaya yang benar dalam melestarikan alam. "Seeing is believing," ujarnya.
Ketua Umum PWI pun berencana untuk mengangkat dan mendorong lebih jauh tentang kesadaran akan kondisi alam Indonesia yang indah dan hebat ini untuk dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. Harus ada upaya pelembagaan dan pemahaman di masyarakat secara lebih luas, dan akan dipertimbangkan oleh PWI untuk terus bersama mengajak masyarakat secara konsisten untuk cinta alam dan cinta mangrove Indonesia.
Turut hadir mendampingi Menteri LHK dalam kegiatan, Kepala BRGM, Sekretaris Jenderal KLHK, Dirjen PDASRH, Dirjen KSDAE, Dirjen PHLHK, Kepala BP2SDM KLHK, jajaran Deputi BRGM dan jajaran Pejabat Tinggi Pratama KLHK.
Artikel Terkait
KLHK Gelar Operasi Gabungan Tindak Pelaku Perambahan dan Perusakan Taman Nasional Tesso Nilo
Tiga Satker KLHK Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Gelar Rakornis Regional Sumatera, KLHK Perkuat Kolaborasi Aksi Iklim
Peringatan HPSN 2024, KLHK Ajak Masyakarat untuk Memperkuat Posisi Sektor Pengelolaan Sampah
Pimpin Tanam Mangrove di Bali, Sekjen KLHK: Penting Bagi Kita untuk Terus Melakukan Pelestarian Alam