Sabtu, 13 Juni 2026

Rutan Rantau Kembangkan Pembinaan Kemandirian untuk Warga Binaan Melalui Program Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Kamis, 6 November 2025 | 11:15 WIB
Warga Binaan Rutan Rantau Saat Kegiatan Pembinaan Kemandirian
Warga Binaan Rutan Rantau Saat Kegiatan Pembinaan Kemandirian



NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka memperkuat pembinaan kemandirian sekaligus memberdayakan warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan pemberdayaan warga binaan di bidang ketahanan pangan pada Rabu (05/11).

Kegiatan yang berlangsung di area pembinaan Rutan Rantau ini menitikberatkan pada pemanfaatan lahan terbatas sebagai media produktif bagi warga binaan untuk belajar, berkreasi, dan mengasah keterampilan bercocok tanam.

Melalui program ini, warga binaan dilatih secara langsung untuk mengelola lahan pertanian mini dengan menanam sayuran seperti sawi, terong, dan cabai. Meski ruang gerak terbatas, semangat dan kerja sama antara petugas dan warga binaan menjadikan lahan sempit tersebut mampu menghasilkan tanaman yang subur dan bernilai ekonomi. Program ini menjadi simbol nyata bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berdaya dan mandiri.

Baca Juga: Wujud Soliditas APH: Rutan Humbahas Hadiri Acara Perpisahan Hangat Ketua Pengadilan Negeri Tarutung

Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui program ketahanan pangan ini merupakan salah satu langkah konkret Rutan Rantau dalam mendukung 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kami ingin menanamkan nilai kerja keras dan kemandirian kepada warga binaan. Walaupun dengan lahan terbatas, mereka mampu menunjukkan hasil yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa semangat dan kemauan untuk berubah jauh lebih besar daripada segala keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Angga Suma Wijaya, selaku Pengelola Pembimbingan Kemandirian Rutan Rantau, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran dan pembentukan karakter.

Baca Juga: Pemkab Nias Barat Bantah Surat Palsu tentang Mutasi Aparatur di Bidang Pendidikan

“Kami terus mendorong warga binaan agar memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat. Dari proses menanam hingga panen, mereka belajar tanggung jawab, kerja sama, dan arti kesabaran. Inilah bekal penting yang akan membantu mereka ketika kembali ke masyarakat,” terangnya.

(Humas Rutan Rantau)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini