Kamis, 4 Juni 2026

Kunjungi Tambak Lorok Semarang Tanpa Pengawalan, Jokowi Keliling Kampung Didampingi Ketua RW

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Selasa, 19 Februari 2019 | 12:15 WIB
Semarang NAWACITA – Ketua RW Kampung Tambak Lorok Semarang Utara Jawa Tengah sempat dibuat kaget pada Sabtu (17/2) tengah malam. Pasalnya, Ahmad Sueb, sang Ketua RW 13 Kelurahan Tanjung Mas, wilayahnya mendadak dikunjungi Presideng Jokowi yang datang tanpa pengawalan apapun, hanya ditemani sopirnya.

Tak ayal, Sueb pun jadi Paspampres dadakan di malam itu.

Presiden Joko Widodo datang sendirian ke Kampung Tambak Lorok, Semarang Utara Sabtu (2/2) tengah malam.

Ketika Jokowi berjalan kaki berkeliling Tambak Lorok sembari berbincang dengan warga. Menurut Sueb, Presiden pun begitu terbukanya menyambut warga yang ingin berjabat tangan dan berfoto dengannya.

Sueb mengaku berinisiatif mengawal Jokowi karena ia tidak melihat ada Paspampres.

"Ya beliau kan simbol negara, saya sama warga di belakang Bapak saling pegangan biar jaga-jaga agar tidak ada yang terjadi apa-apa. Ya jadi Paspampres dadakan," kenang Sueb sambil tertawa, Senin (18/2).

Kehadiran Jokowi yang begitu mendadak itu sangat mengejutkan bagi Sueb dan warga lainnya. Sebab, sebelumnya ada kabar bahwa kunjungan Presiden ke Tambak Lorok pada hari Minggu keesokan harinya batal. Namun tak disangka Jokowi justru jalan sendirian tengah malam ke sana.

"Kita tidak tahu juga beliau bakal datang ke Tambak Lorok karena rencananya tanggal 3 mau ke sini batal. Beliau datang ke Tambak Lorok sama sopirnya saja, tidak lihat pengawalan dari pihak Paspampres, TNI atau Polisi. Naiknya Innova," ujar Sueb.

Setelah satu jam berbincang dengan warga sembari berkeliling kampung, Jokowi memutuskan menaiki mobilnya dan kembali ke hotel.

Setelah Jokowi pergi, giliran Sueb sibuk menerima tamu dari aparat serta pemerintahan yang bertanya soal kunjungan dadakan itu.(foto:ist)

sumber: Dtc

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini