Jakarta NAWACITA - Komitmen dalam melindungi anak dari zat adiktif rokok melalui berbagai kebijakan yang ditetapkan di daerah,
empat Kepala Daerah menerima penghargaan sebagai Sahabat Ramah Anak.
Penghargaan oleh Yayasan Lentera Anak itu dianugerahkan kepada Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Walikota Sawahlunto Deri Asta, Bupati Lamongan Fadeli, dan Bupati Banggai Herwin Yatim.
Yayasan Lentera Anak juga memberikan penghargaan kepada dua organisasi perangkat daerah (OPD), yakni DPPKBP3A Kabupaten Pasaman Barat (Sumatera Barat) dan Dinas PPPA Kota Banjarmasin.
"Penghargaan diberikan kepada para pimpinan daerah dan dua organisasi perangkat daerah karena kebijakan dan terobosan mereka dalam upaya perlindungan anak dari zat adiktif rokok," kata Ketua Yayasan Lentera Anak, Lisda Sundari, di Jakarta, Selasa (22/1).
Lisda menjelaskan, hingga tahun 2018, baru 43 persen kabupaten/ kota yang telah memiliki peraturan kawasan tanpa rokok (KTR). Selain itu baru 10 dari 516 kabupaten/ kota yang punya peraturan pelarangan iklan, promosi dan sponsor (IPS) rokok.
Untuk menjadi kota layak anak, Lisda mengatakan, diantaranya tidak boleh ada iklan rokok.
"Salah satu indikator yang harus dipenuhi untuk menjadi Kota Layak Anak, adalah tidak boleh ada iklan, promosi dan sponsor rokok dan harus ada Perda KTR untuk melindungi anak-anak dari target pemasaran industri rokok dan paparan asap rokok," paparnya.
Empat kepala daerah serta dua organisasi perangkat daerah tersebut, dinilainya memiliki komitmen kuat dan keberanian untuk melarang iklan rokok melalui berbagai kebijakan, salah satunya Kota Padang yang menerbitkan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Reklame.
"Kebijakan dari pemerintah pusat tidak mampu melindungi anak-anak, maka inisiatif dan komitmen dari daerah yang sekarang kami andalkan untuk melindungi anak Indonesia dari bahaya zat adiktif rokok," katanya.
Menurut Lisda, penganugerahan penghargaan terhadap para pemimpin daerah yang berkomitmen melindungi anak dari rokok ini merupakan yang pertama oleh Yayasan Lentera Anak.
"Kami berharap, penganugerahan penghargaan Sahabat Ramah Anak ini bisa memotivasi dan menginspirasi para pemimpin daerah lain untuk ikut aktif mewujudkan Kota Layak Anak," harap Lisda.
Editor: Tim Redaksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Kamis, 4 Juni 2026 | 19:20 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 19:15 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 17:59 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 17:54 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:29 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:18 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:13 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:07 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 19:16 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 18:44 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 18:21 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 18:13 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 18:08 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 17:56 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 14:52 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 12:05 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 12:00 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 11:28 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 07:14 WIB