Jumat, 5 Juni 2026

Sosok Connie Bakrie yang Bocorkan Rencana Gibran Gantikan Prabowo Usai Dua Tahun Jabat Presiden

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 12 Februari 2024 | 16:30 WIB
Connie Bakrie  (X)
Connie Bakrie (X)

Selain itu, Connie rutin memberikan pengajaran di Sekolah Diplomat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Sesparlu dan Disparlu) serta beberapa universitas, baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebagai seorang analis pertahanan, militer, dan intelijen, Connie dikenal sebagai penulis dari dua buku penting terkait Militer Indonesia dan Pertahanan Negara, yaitu "Defending Indonesia" (2009) dan "Pembangunan Kekuatan & Postur Ideal TNI" (2007). Dia juga meluncurkan sebuah buku autobiografi berjudul "Aku adalah Peluru" yang ditulis oleh Sastrawan Bara Pattyradja pada tahun 2019.

Baca Juga: Warga Binaan Nasrani Ikuti Ibadah Rutin di Aula Serba Guna Rutan Balikpapan

Selain itu, Connie juga sering menjadi pembicara dan menyampaikan pemikiran dalam forum-forum internasional, seperti National Defense University (NDU) di Washington D.C., Global Security Meeting di Bratislava, Slovakia, dan ASEM-EU Regional Security Architecture Meetings.

Di level nasional, Connie menjadi salah satu dari 22 orang Future Leaders yang terpilih oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Boston, Amerika Serikat, dalam Ideas Batch III. Dia juga menjabat sebagai Board of Trustee dan Presiden di Indonesia Institute For Maritime Studies (IIMS), bersama-sama dengan Ambassador Hasyim Djalal dan Laksamana Kent Sondakh.

Selain itu, Connie juga merupakan Dewan Pembina di National Air Space and Power Centre of Indonesia (NAPSCI) serta menjadi bagian dari Sea Lanes of Communication (SLOC) International Group.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Kakanwil Liberti Sitinjak Minta Pegawai Bersikap Netral

Connie Bakrie juga aktif di industri pertahanan swasta nasional. Ia duduk sebagai Dewan Pengawas Industri Pertahanan Swasta Nasional, menunjukkan keterlibatannya yang mendalam dalam berbagai aspek keamanan dan pertahanan Indonesia.

Ia pernah menjadi Anggota Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat, namun kemudian mengundurkan diri karena ketidaksukaannya terhadap dukungan partai terhadap Anies Baswedan sebagai calon presiden.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini