Jumat, 5 Juni 2026

Purnawirawan TNI-Polri Mengajukan Seruan untuk Netralitas dalam Pemilu Pilpres 2024

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 9 Februari 2024 | 20:59 WIB
Purnawirawan TNI-Polri Serukan Presiden, ASN dan TNI-Polri untuk Netral dan Tak Kampanye di Pemilu/Pilpres 2024 (Foto: Nawacitapost)
Purnawirawan TNI-Polri Serukan Presiden, ASN dan TNI-Polri untuk Netral dan Tak Kampanye di Pemilu/Pilpres 2024 (Foto: Nawacitapost)

 

NAWACITAPOST.COM - Sejumlah purnawirawan perwira tinggi (PATI) TNI-Polri menggelar acara yang mereka beri nama "Mimbar Keprihatinan Bangsa dan Seruan Purnawirawan TNI-Polri" dalam menanggapi dinamika sosial politik menjelang Pemilu/Pilpres 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 150 purnawirawan TNI-Polri yang mewakili 1.000 lainnya yang tergabung. Mereka memberikan masukan positif kepada pemerintah, pimpinan institusi TNI, Polri, serta penyelenggara Pemilu/Pilpres 2024.

Dalam kesempatan itu, para purnawirawan PATI TNI-Polri membacakan sebuah Maklumat.

Baca Juga: Ganjar: Program Makan Siang Gratis Tak Efektif Atasi Stunting

"Dengan semangat reformasi kami menyampaikan seruan kebangsaan," ujar Marsekal TNI (Purn.) Agus Supriatna, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara 2015-2018, sebagai pembaca maklumat.

Beberapa poin penting dalam maklumat tersebut antara lain:

Menghimbau kepada presiden Republik Indonesia untuk bersikap sebagai negarawan yang menjunjung etika dan konstitusi.

Presiden diminta untuk bertindak netral dalam Pemilu 2024 dan tidak memihak kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek, Menag: Semoga Semua Sukses dalam Menyongsong Kemajuan Indonesia

Mengajak TNI-Polri dan jajarannya untuk tetap bersikap netral dan profesional dalam Pemilu 2024, serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu. Diingatkan bahwa politik TNI adalah bagian dari politik negara.

Mengingatkan para penyelenggara pemilu, termasuk KPU, Bawaslu, dan DPP sampai daerah, untuk bersikap netral, profesional, dan proporsional dalam Pemilu 2024.

Tujuannya adalah agar pemilu dapat berlangsung secara langsung, bebas, umum, rahasia, jujur, dan adil, sehingga hasilnya dianggap sah dan legitimate.

Baca Juga: Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Tim Jibom Polda Jabar Sterilisasi Vihara dan Klenteng di Karawang

Sebelum pembacaan maklumat, Agus Supriatna menyatakan bahwa kegiatan ini dipicu oleh kepedulian TNI-Polri terhadap masa depan bangsa dan negara, mengingat beberapa kejanggalan dalam perpolitikan Indonesia.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini