Selain itu, HT juga menyoroti prestasi akademis dan pengalaman politik Mahfud MD. "Kalau kita lihat Pak Mahfud Professor Doktor tidak perlu kita ragukan lagi kalah dari akademis. Pengalaman menteri, zaman Gus Dur sudah menteri betul? Bahkan pernah ketua Mahkamah Konstitusi," tambahnya.
HT menegaskan bahwa meskipun semua pasangan calon memiliki program, Ganjar-Mahfud dinilai memiliki program yang luar biasa. Pasangan ini memiliki 21 program unggulan yang bertujuan untuk mempercepat kesejahteraan rakyat, termasuk dukungan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM), petani, nelayan, serta pendidikan gratis bagi anak-anak sekolah.
"Itu program, pasti programnya bagus. Tapi program juga harus bisa dilakukan diimplementasikan oleh Paslon yang punya rekam jejak terbaik, betul? Jadi itu alasan pertama yang sangat penting programnya bagus jejak Ganjar-Mahfud mampu mumpuni," kata HT.
Baca Juga: Agustus Gea: Rahasia Hitam Pemerintahan Jokowi Terungkap
Selanjutnya, HT menekankan bahwa Ganjar-Mahfud tidak memiliki kepentingan pribadi atau kelompok dalam memanfaatkan kekuasaan.
"Orang yang seperti itu pasti berani atau tidak? Adil apa tidak? Pasti adil karena tidak punya kepentingan pribadi, tidak punya kepentingan kelompoknya yang dipikirkan kepentingan rakyat," ungkapnya.
Lebih lanjut, HT menyatakan bahwa Ganjar-Mahfud juga dianggap mampu dan berani dalam memberantas korupsi yang selama ini masih menggerogoti bangsa Indonesia.
Baca Juga: Usai Dilamar, Ayu Ting Ting Spill Foto Calon Suami di Case Ponsel, Posenya Bikin Terharu
"Jadi kita harus mantap kita menangkan Ganjar-Mahfud Sampaikan ini kepada kawan-kawan kita saudara-saudara kita untuk dukung nomor tiga, untuk memenangkan Ganjar-Mahfud," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dicegat pakai Spanduk Capres lain, Ganjar Pranowo Malah Ajak Makan
TPN Ganjar-Mahfud Buka Peluang Gugat Pencalonan Gibran ke PTUN
Antusias Warga Bulak Hadiri Sosialisasi Ganjar-Mahfud di saat Hujan Deras
GPGP Banten Galang Suara untuk Ganjar-Mahfud Lewat Program Kemanusiaan
Menantang Prediksi Survei, Massa Buktikan Keunggulan Ganjar-Mahfud di Lapangan