Pada aspek pendidikan, lanjut Ashabul Kahfi, kiprah Kemenag tidak diragukan. Pendidikan keagamaan terbukti berperan penting dalam pemerataan pendidikan dengan partisipasi luas dari masyarakat.
"Negara berkomitmen siapkan akses pendidikan merata, meningkatkan kualitas, serta menghasilkan SDM yang kompeten dan kompetitif," ucapnya.
Pada aspek penguatan infrastruktur dan pelayanan publik, Kemenag berperan dalam meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya pemeliharaan fasilitas publik. Sementara pada aspek keberagaman dan keharmonisan, peran Kemenag sangat penting dan krusial.
Baca Juga: Kemenag Rilis Rencana Perjalanan Haji 2024, Ini Daftar Rinciannya
"Indonesia emas menekankan pentingnya menjaga keberagaman dan mempromosikan keharmonisan antaretnis, agama, dan budaya sebagai landaan pokok kemajuan bangsa. Tidak mungkin terwujud Indonesia Emas 2045 jika kita terus bertengkar," tandasnya.
Rakernas Kemenag 2024 berlangsung tiga hari, 5 - 7 Februari 2024. Dijadwalkan hadir memberi paparan di antaranya, Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas, Wakil Ketua Ombudsman RI Bobby Hamzar Rafinus, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Amich Alhumami, dan Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN Mia Amalia.
Artikel Terkait
Menag Terbitkan Edaran Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Palestina
Staf Khusus: Gus Yaqut Dilantik Jadi Menag untuk Perbaiki Tata Kelola Kementerian Agama
Menag Yaqut dan Menhaj Taufiq Bertemu di Jeddah, Bahas Persiapan Ibadah Haji 2024
Menag: Selamat Natal dan Tahun Baru, Kiranya Damai dan Kasih Tuhan Menyertai Semua
Tutup AICIS 2024, Menag: Perlu Peran Agama yang Inklusif Respons Krisis Kemanusiaan