”Adanya kegiatan ini juga digunakan sebagai wadah untuk sharing pembelajaran update kemajuan pencapaian pelaksanaan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim sehingga diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi pemerintah daerah, khususnya di regional Sumatera untuk maju dan bertumbuh bersama dalam pengendalian perubahan iklim”, pungkas Laksmi.
Baca Juga: KLHK Gelar Rakernas AMDAL untuk Bangun Sinergi Transformasi Persetujuan Lingkungan
Rangkaian Rakornis pada sesi Focus Group Discussion perwakilan dari masing-masing provinsi juga mendiskusikan tantangan dan merumuskan opsi solusi yang diharapkan menjadi acuan bersama dalam merancang rencana tindak lanjut pelaksanaan pengendalian perubahan iklim di daerah.
Pada kesempatan ini juga, guna meningkatan kapasitas akademisi dalam mendukung implementasi NDC, KLHK menyediakan coaching clinic sebagai wadah untuk berkonsultasi mengenai Sistem Registri Nasional (SRN), Program Kampung Iklim (Proklim), SIGN SMART, Sipongi+, SIDIK, Nilai Ekonomi Karbon dan Result Based Payment (RBP) secara paralel.
Selain itu juga tersedia booth pameran dari Balai PPI Wilyah Sumatera (Daops Manggala Agni), KPH Bukit Cogong, UPT KSDAE dan Proklim Lestari Kota Palembang yang menampilkan berbagai jenis aksi iklim di regional Sumatera.
Artikel Terkait
PROPER KLHK Raih TOP 5 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023
KLHK Gelar Rakernas AMDAL untuk Bangun Sinergi Transformasi Persetujuan Lingkungan
KLHK Tindak Pelaku Usaha Tambak Udang yang Rusak Kawasan Taman Nasional Karimunjawa
KLHK Gelar Operasi Gabungan Tindak Pelaku Perambahan dan Perusakan Taman Nasional Tesso Nilo
Tiga Satker KLHK Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi