Kamis, 4 Juni 2026

Hasto Ungkap Tiga Alasan Kabinet Jokowi Tak Kondusif

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 31 Januari 2024 | 09:00 WIB
Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.  (X)
Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (X)

NAWACITAPOST.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengemukakan tiga permasalahan krusial yang dihadapi Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Hasto, tantangan tersebut telah merugikan suasana pemerintahan, dan perlu mendapat perhatian serius untuk menjaga kondusivitas di tingkat pemerintahan.

Hasto mengkritik ketertutupan proses penunjukkan Penjabat Kepala Daerah (Pj) yang belakangan ini terjadi. Ia menekankan bahwa sebelum penunjukkan Pj kepala daerah, seharusnya dilakukan penilaian terlebih dahulu oleh Tim Penilai Akhir (TPA).

Baca Juga: Kampung Adat Sunda, Pesona Tradisional yang Tersembunyi di Tengah Modernitas

Namun, saat ini proses tersebut dilaksanakan secara tertutup, menimbulkan kekhawatiran adanya kepentingan politik yang terlibat. Dalam pandangannya, hal ini dapat merugikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses penunjukkan pejabat daerah.

"Artinya ada kepentingan politik," kata Hasto, dikutip Rabu (31/1/2024).

Hasto juga menyoroti adanya fragmentasi di antara para menteri dalam Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, pernyataan Jokowi yang memberikan keleluasaan kepada presiden untuk memihak dan berkampanye telah menciptakan ketidakharmonisan di dalam kabinet.

Baca Juga: Menuju 14 Februari 2024: Mengenal 5 Surat Suara yang Harus Dicoblos Pemilih

Fragmentasi ini diyakini berasal dari perbedaan pandangan dan kebijakan di antara para menteri, yang dapat menghambat proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pemerintah.

Dia juga mengungkapkan ketidaknyamanan terkait dengan suasana rapat di kabinet. Hasto menekankan bahwa beberapa menteri, termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini, mengalami pemeriksaan yang berlebihan sebelum dilakukan rapat.

Hal ini menciptakan ketidakpercayaan di antara sesama menteri dan dapat menghambat diskusi terbuka dan produktif. Hasto berpendapat bahwa suasana seperti ini perlu dihindari agar kabinet dapat berfungsi secara efektif.

Baca Juga: Gunakan Hak Pilih Anda! Berikut Cara Mudah Mencoblos di Luar Domisili

Hasto berharap agar Presiden Jokowi fokus sebagai pemimpin Republik Indonesia yang melindungi seluruh warga dan tumpah darah Indonesia, sesuai dengan amanat konstitusi. PDIP juga berharap agar pemerintahan Jokowi tetap menjaga integritas dan kesejahteraan bangsa.

"Kami berharap Pak Jokowi benar-benar fokus sebagai Presiden Republik Indonesia yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia," kata dia.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini