NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pontianak terus berkomitmen membentuk warga binaan menjadi individu yang aktif, produktif, dan meningkatkan nilai-nilai fundamental dalam upaya menciptakan insan yang berakhlakul karimah.
Pada hari Sabtu (27/1), Warga Binaan Lapas Pontianak mengikuti program pembinaan muallaf yang dibuka dengan tema "Belajar Al-Qur'an dengan metode Quantum Hijaiyah (QH)."
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Miftahul Jannah, dimulai pukul 9.30 WIB, dan dihadiri oleh Kalapas Pontianak Julianto Budhi Prasetyono, Pejabat Struktural, serta instruktur pelatih dari Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah, Pontianak.
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Ibu Demokrasi dan Negarawan
Kalapas Pontianak, Julianto Budhi Prasetyono, dalam sambutannya, menekankan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembinaan dan meningkatkan ukhuwah islamiyah di antara warga binaan Lapas Pontianak.
"Kita berharap hal ini dapat menciptakan aura positif dalam pelaksanaan program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan," ungkap Kalapas.
Dr. Syamsul Hidayat, instruktur pelatihan, menjelaskan teknis pelaksanaan pelatihan ini, yang fokus pada bimbingan cepat membaca Al-Qur'an dengan menerapkan metode baru, yaitu Quantum Hijaiyah.
Baca Juga: Mengenal Kampung Adat Ruteng Pu'u: Jejak Ganjar Pranowo di Manggarai, NTT
Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan spiritual dan kepribadian warga binaan, membuka peluang bagi mereka untuk terlibat dalam kegiatan yang membawa manfaat positif bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Fun Saturday: Ngejam Bareng Kalapas Samarinda Hudi Ismono dan WBP Lapas Samarinda
Keluarga WBP Rutan Samarinda Lakukan Pendaftaran Secara Online
Kalapas Samarinda Terima Kunjungan Kejari Samarinda
Mengenal Kampung Adat Ruteng Pu'u: Jejak Ganjar Pranowo di Manggarai, NTT
Megawati Soekarnoputri Ibu Demokrasi dan Negarawan