NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka mendukung program pelatihan kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh melaksanakan kegiatan kerja menjurai atau pembuatan jaring ikan yang diikuti oleh sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Jumat, 08 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di aula kerja Lapas dan dibimbing langsung oleh petugas seksi kegiatan kerja. WBP dibor untuk membuat jaring ikan secara manual dengan teknik dasar menjurai, yaitu merangkai tali nilon menggunakan jarum khusus hingga membentuk jaring yang siap pakai.
Keterampilan ini dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat menjadi bekal usaha mandiri setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
Baca Juga: 80 Tahun, Mahkota dan Benda Pusaka Asli Siak,Tiba di Riau, Bupati Siak Afni terharu.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas.
“Kegiatan menjurai ini sangat relevan dengan potensi daerah kita yang dekat dengan perairan. Harapannya, WBP bisa memiliki keahlian yang dapat dimanfaatkan di luar negeri di masa depan,” ujarnya.
Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kerja sama antarwarga binaan. Hasil karya jaring yang dibuat direncanakan akan digunakan untuk mendukung kegiatan budidaya ikan atau dijual sebagai produk karya pengganti.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh terus berupaya membekali warga binaan dengan kemampuan yang berguna, sebagai bagian dari proses pelatihan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.
(Humas Lapas Muara Teweh)