Kamis, 4 Juni 2026

Menko Luhut Sebut International and Indonesia CCS Forum 2024 Bukti Kuat Komitmen Indonesia dalam Pengelolaan Lingkungan

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 24 Januari 2024 | 10:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan. (Kemenko Marves)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan. (Kemenko Marves)

NAWACITAPOST.COM - Jakarta menjadi tuan rumah International and Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2024, sebuah acara tahunan yang diadakan oleh Indonesia CCS Center pada Selasa, (23/1/2024).

Forum ini bukan hanya sebuah wadah untuk berdiskusi, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat Indonesia terhadap pengelolaan lingkungan dan praktik berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, dengan tegas menyampaikan pentingnya acara ini, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga bagi dunia.

Baca Juga: Investigasi Terhadap Insiden PT ITSS Berlanjut, Menko Luhut Ingatkan untuk Tindak Tegas

Pada pembukaan acara, Menko Luhut mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi penyimpanan CO2 terbesar, sebuah fakta yang dihadirkan sebagai bukti komitmen penuh terhadap upaya mengurangi emisi karbon.

"Forum ini merupakan bukti kuat komitmen kami terhadap pengelolaan lingkungan dan praktik berkelanjutan,” tegas Menko Luhut.

Pemerintah Indonesia, melalui beberapa kementerian, telah mendukung penerapan CCS di Indonesia selama beberapa waktu. Saat ini, langkah krusial sedang diambil dengan persiapan pengumuman Peraturan Presiden tentang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon.

Baca Juga: Menko Luhut Pastikan Indonesia Sukses Selenggarakan 10Th WWF 2024

Menko Luhut menegaskan bahwa ini adalah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi berkelanjutan.

“Kami berdiri bersama untuk investasi berkelanjutan, dengan upaya yang bertujuan mengurangi emisi karbon sebagai pendorong investasi. Di tahun-tahun mendatang, kami mendorong seluruh pemangku kepentingan di industri CCS, memanfaatkan potensi kapasitas penyimpanan Indonesia yang besar, mengembangkan industri hilir untuk menghasilkan produk rendah karbon,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut juga mengajak untuk merancang strategi bersama yang akan membuka jalan bagi keberhasilan penerapan CCS di Indonesia.

Baca Juga: Luhut Terima Kunjungan Puan Maharani di Singapura, Ini yang Dibahas

Kolaborasi dianggap sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Upaya kolaboratif ini sangat penting dalam mencapai tujuan kita bersama untuk masa depan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini