NAWACITAPOST.COM - — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menggelar Workshop Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Kegiatan dilaksanakan OJK ini diikuti 12 kabupaten kota se- Provinsi Riau. Pertemuan ini digelar di Aula Lantai 3 Kantor OJK Riau Jalan A Yani, Pekanbaru, Rabu (17/1/2024),
Kemudian OJK Riau, dalam rangka pembahasan usulan program kerja tahun 2024. Kemudian, usulan program kerja akan disahkan oleh masing-masing kepala daerah, serta diimplementasikan oleh masing-masing anggota.
Baca Juga : kapolda-riau-turun-di- kabupaten-pelalawa
Kepala OJK Provinsi Riau Endang Nuryadin mengatakan, tujuan TPAKD dibentuk agar akses keuangan di Riau ini dapat tercipta murah dan mudah.
Sasarannya bagaimana masyarakat di Riau ini bisa mengakses keuangan itu dengan mudah dan murah.
"Kita harapkan ditahun 2024 ini program kerja kita di TPAKD dapat lebih baik lagi," katanya.
Sementara itu, mewakili Gubernur Riau, Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan yang juga sebagai anggota TPAKD Provinsi Riau menyatakan bahwa inklusi keuangan telah menjadi perhatian global.
"Inklusi keuangan juga salah satu prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk di Provinsi Riau sendiri, telah terbentuk 13 TPAKD yang terdiri dari TPAKD Riau dan TPAKD 12 kabupaten kota se Provinsi Riau. Menurutnya, TPAKD di tahun sebelumnya sudah terealisasi dengan baik, berkat kerja sama antara pemda, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya.
"Kita juga melihat bahwa TPAKD sebagai forum koordinasi ini untuk meningkatkan percepatan akses keuangan," jelasnya.
Ia menyampaikan, berdasarkan SE Permendagri Nomor 900/7105/SJ tentang pembentukan TPAKD, bertujuan untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas luasnya kepada masyarakat di daerah. Antara lain melalui berbagai inovasi dan terobosan baru untuk mendukung perekonomian daerah.
"TPAKD ini dibentuk sebagaimana agar pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau ini menjadi lebih baik lagi. Memang di tahun 2022-2023 pertumbuhan ekonomi Riau cukup membaik, mudah mudahan ini bisa terjaga baik dari sisi perbankan dan sebagainya," ujar Job.
Baca Juga : respon-mengejutkan-bupati- sukiman-terhadap-lanjutan- bangunan-rsud-rohul-6-lantai- simak-pernyataannya
Sebagaimana yang telah diketahui bersama, TPAKD Provinsi Riau memiliki 4 program yaitu optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), program desa inklusi keuangan, satu rekening satu pelajar (Kejar) dan Optimalisasi Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) dan Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP).
"Melalui workshop ini kita akan bahas apa saja yang sudah tercapai pada TPAKD dimasa sebelumnya. Kami berterima kasih kepada OJK yang telah membantu pemerintah selama ini." Pungkasnya.
Sumber Mediacenter Riau
Artikel Terkait
OJK Cabut Izin Usaha PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
9 Orang Terpilih Jadi Anggota Badan Supervisi LPS dan OJK, Apa Saja Tugas Mereka?
Perkuat Pengawasan dan Proteksi Konsumen, OJK Luncurkan Rencana Strategis 'Peta Jalan PEPK 2023-2027'
Peningkatan Literasi: OJK dan TPAKD Kukuhkan Tim di Delapan Kabupaten/Kota Jawa Timur
PT Hewlett-Packard Finance Indonesia Kehilangan Izin Usaha dari OJK
Perangi Penipuan di WhatsApp, Menko Polhukam Minta OJK Atur Penyebaran Informasi Perbankan
Catat! Berikut Aturan Baru OJK Soal Tata Cara Penagihan Kredit
OJK Ungkap Kendala Proses Merger Bank Nationalnobu dan Bank MNC Internasional