NAWACITAPOST.com - Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta dikenal sebagai destinasi wisata murah meriah yang menawarkan lebih dari sekadar koleksi satwa.
Selain fauna, Taman Margasatwa Ragunan juga memiliki berbagai koleksi pohon atau flora yang patut untuk diketahui sebagai tambahan wawasan.
Untuk diketahui, Taman Margasatwa Ragunan memiliki lebih dari lebih dari 20.000 pohon yang membuat sejuk sekitar lingkungan. Berikut ini terdapat beberapa koleksi flora yang mungkin belum banyak diketahui pengunjung.
Baca Juga: Momen Akrab Ganjar Pranowo dan Slank, Netizen: Pertanda Kemenangan!
5 Koleksi Pohon di Taman Margasatwa Ragunan
1. Bunga Bangkai Gadung
Bunga bangkai atau suweg raksasa (Amorphophallus titanum), juga dikenal sebagai batang krebuit, merupakan tumbuhan endemik Sumatera, Indonesia. Tumbuhan ini terkenal karena memiliki bunga majemuk terbesar di dunia. Selain sebagai objek menarik, bunga bangkai juga memiliki nilai kesehatan yang diakui.
2. Bodhi
Berasal dari India, Bodhi dianggap sebagai pohon keramat oleh umat Buddha. Diyakini bahwa Sang Buddha bersemadi di bawah pohon ini. Pohon Bodhi dapat ditemui tumbuh secara alami di hutan-hutan di Jawa dan Sumatera. Selain memiliki nilai religius, bentuk tajuk yang indah membuatnya sering ditanam sebagai tanaman hias, terutama di halaman rumah ibadah umat Buddha.
3. Kenanga
Kenanga (Cananga odorata) dikenal dengan dua forma, yakni macrophylla (kenanga biasa) dan genuina (kenanga Filipina atau ylang-ylang). Selain sebagai pohon dengan bunga yang indah, kenanga juga memiliki nilai ekonomis sebagai sumber minyak atsiri yang digunakan dalam industri parfum.
Baca Juga: Inul Dirujak Netizen! Dulu Dukung Kini Tolak Omnibus Law Karena Ini
Konon, bunga kenanga dipercaya sebagai penangkal santet hingga bikin enteng jodoh. Di Indonesia khususnya di Jawa, Bunga Kenanga ini menjadi bunga pelengkap dalam umberampe ritual. Sebab, bunganya menjadi simbolisasi berupa keluhuran dan budi pekerti yang baik.
4. Kemenyan
Kemenyan (Styrax) adalah marga perdu-perduan atau pohon kecil yang terutama menyebar di Asia timur dan tenggara. Beberapa spesiesnya menghasilkan kemenyan, yang memiliki nilai komersial tinggi. Kemenyan sering digunakan dalam berbagai praktik keagamaan dan pengobatan tradisional.
Artikel Terkait
Taman Margasatwa Ragunan Manfaatkan Kotoran Hewan Jadi Tenaga Listrik
Taman Edelweis Bali Suguhkan Bunga Abadi Tanpa Mendaki Gunung
Masuk Musim Hujan, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Tanam Pohon Atasi Perubahan Iklim dan Polusi Udara
Usai Kebakaran, Gubernur Khofifah Gercep tanam 7000 bibit pohon eucalyptus dan cemara di Tahura Raden Soerjo
9 Destinasi Taman Cantik di Jakarta untuk Aktivitas Seru di Alam Terbuka