Kamis, 4 Juni 2026

Melihat Keseruan Workshop PENA Kemensos di Surabaya

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 15 Januari 2024 | 08:37 WIB
Workshop PENA Kemensos di Surabaya (Humas Kemensos )
Workshop PENA Kemensos di Surabaya (Humas Kemensos )

NAWACITAPOST.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) menyelenggarakan workshop Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) di Kaza Mall Surabaya, Sabtu (13/1).

Berbagai pelatihan bisa diikuti para peserta, dari pelatihan kerajinan tangan hingga membuat comboloni, kudapan yang sedang viral saat ini.

Workshop PENA dilaksanakan dalam rangka pelatihan, penguatan, dan pemberdayaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PENA graduasi dan pelatihan penguatan kapasistas pendamping sosial PENA.

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan Korban Gagal Ginjal Akut

Ada banyak kelas yang bisa diikuti oleh peserta, seperti kuliner, kerajinan tangan, digital marketing, literasi keuangan, videografi, riset sederhana, serta branding dan packaging.

Salah satu peserta, Erlinda Khanum (29), mengatakan kegiatan ini harus sering dilaksanakan untuk memantik semangat para KPM PENA.

Wanita asal Kabupaten Sidoardjo ini adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako. Berhasil graduasi pada Agustus 2023. Saat ini Erlinda sudah berdikari.

Baca Juga: Kemensos Bagikan Bantuan untuk Pengungsi Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

“Materi pelatihan antara lain tentang desain kemasan, sehingga menjadi lebih bagus dan lebih menarik pembeli. Harganya pun bisa menjadi lebih tinggi,” kata Erlinda.

Ibu dua anak ini adalah pribadi yang gigih. Ia berjualan jamu dan toko kelontong di rumah untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarga. Elinda berani keluar dari PKH karena ia merasa mampu mandiri tanpa bansos.

Selama sebulan, ia bisa mendapatkan penghasilan Rp2 juta dari usahanya. Namun, Elinda tidak berpuas diri. Ia termotivasi untuk memperlebar usahanya.

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan Banjir Kerinci dan Sungai Penuh

Produk jamu Erlinda biasanya hanya dijual di tetangga, kerabat, dan lingkungan sekitarnya saja. Di workshop PENA, Erlinda berkonsultasi dengan Tatarupa Nusantara tentang branding dan packaging produknya.

“Saran dari mbak e (designer tatarupa) disuruh ganti kemasan jadi seperti tongkrongan ngopi. Jadinya memang lebih menarik,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini