Jumat, 5 Juni 2026

Update Terbaru! 7 Orang Terkaya Indonesia Menurut Forbes 2025  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 3 Juni 2025 | 15:12 WIB
 Low Tuck Kwong menduduki posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia.  (X)
Low Tuck Kwong menduduki posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Daftar orang terkaya di Indonesia kembali dirilis oleh Forbes awal Juni 2025. Melalui pemeringkatan Real Time Billionaires List, majalah bisnis ini memperbarui secara berkala nilai kekayaan bersih individu-individu terkaya di dunia, termasuk Indonesia.

Forbes menggunakan data pasar saham dan valuasi perusahaan swasta untuk menilai besaran kekayaan mereka secara dinamis. Setiap individu dalam daftar memiliki keterkaitan yang kuat dengan perusahaan besar, baik di sektor tambang, perbankan, petrokimia, teknologi, maupun tekstil.

Pembaruan dilakukan setiap lima menit untuk pemegang saham publik saat pasar buka, sementara nilai perusahaan swasta dinilai berdasarkan parameter industri dari FactSet Research Systems. Hal ini memungkinkan fluktuasi nilai kekayaan yang cukup signifikan bahkan dalam waktu singkat.

Berikut ini nama-nama konglomerat yang masuk dalam peringkat orang terkaya di Indonesia awal Juni 2025 menurut Forbes, lengkap dengan profil dan perubahan nilai kekayaannya.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

1. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong masih menduduki posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia. Ia adalah pendiri PT Bayan Resources, perusahaan tambang batu bara yang memiliki pengaruh besar di sektor energi nasional.

Pada 26 Mei 2025, kekayaannya tercatat sebesar 27,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 448 triliun. Tanggal 3 Juni 2025, nilai tersebut turun tipis menjadi 27,5 miliar dollar AS. Meskipun demikian, nilai dalam rupiah tetap berada di kisaran serupa akibat pengaruh nilai tukar.

2. Prajogo Pangestu

Di peringkat kedua ada Prajogo Pangestu, pendiri PT Barito Pacific, perusahaan besar di bidang petrokimia. Kekayaannya per 26 Mei 2025 tercatat sebesar 24,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 389 triliun.

Tanggal 3 Juni, angkanya sedikit menurun menjadi 23,9 miliar dollar AS, namun nilainya dalam rupiah tetap stabil. Ini menandakan ketahanan sektor industri petrokimia terhadap fluktuasi ekonomi jangka pendek.

Baca Juga: Dirjen Bimas Kristen Resmikan Sinode Gereja Bethany Nusantara di Kalimantan Timur  

3. Budi Hartono

Budi Hartono, pemilik BCA dan pendiri Djarum, menempati posisi ketiga. Kekayaannya tercatat sebesar 24,4 miliar dollar AS atau Rp 394 triliun pada 26 Mei.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 3 Juni, nilainya menurun menjadi 23,0 miliar dollar AS atau sekitar Rp 374 triliun. Penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh pergerakan harga saham dan nilai tukar.

4. Michael Hartono

Michael Hartono, yang juga merupakan pemilik BCA dan pendiri Djarum, berada di posisi keempat. Kekayaannya mencapai 23,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 380 triliun pada 26 Mei. Tanggal 3 Juni, kekayaan tersebut menyusut menjadi 22,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 360 triliun. Penurunan ini sejalan dengan fluktuasi kekayaan saudaranya, Budi Hartono, karena keterkaitan bisnis yang erat.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini