Kamis, 4 Juni 2026

Penuhi Hak-Hak Warga Binaan, Lapas Padangsidimpuan Gelar Sidang TPP

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Kamis, 22 Mei 2025 | 15:31 WIB
Kalapas Padangsidimpuan dan Jajaran Saat Sidang TPP Bagi WBP
Kalapas Padangsidimpuan dan Jajaran Saat Sidang TPP Bagi WBP

NAWACITAPOST.COM - Sebanyak 18 (Delapas belas) orang warga binaan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, tampak memenuhi ruang aula Lapas Padangsidimpuan dalam rangka pelaksanaan Sidang TPP yang dipimpin langsung oleh Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit bersama Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), wali pemasyarakatan dan assesor, Kamis (22/05/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis data hasil asesmen yang direkomendasikan oleh wali WBP dalam sidang TPP atas kompensasi, yang dianggap memiliki kecakapan dan keterampilan untuk diangkat menjadi Pemuka dan Tamping sesuai Permenkumham No. 7 Tahun 2022 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemuka dan Tamping di Lapas.

Dan juga untuk pengusulan hak integrasi yakni CB sebanyak 5 orang warga binaan dan PB sebanyak 10 orang warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan guna memenuhi hak-hak warga binaan pemasyarakatan dalam rangka peningkatan pelatihan berupa re-integrasi sosial.

Baca Juga: Polisi Sahabat Anak: Menanamkan Kesadaran Lalu Lintas Sejak Usia Dini di Bekasi  

Ketua Tim Pengamat Pemasyarakatan, Erikjen Sidoarjo Silalahi, mengatakan kegiatan ini adalah tahapan dari rangkaian pengusulan re-integrasi sosial para warga binaan seperti yang tertuang dalam peraturan menteri hukum bendungan HAM Republik Indonesia.

“Sidang TPP merupakan salah satu tahapan dari rangkaian pengusulan re-integrasi sosial bagi seorang WBP di Lapas maupun Rutan Narapidana telah memenuhi persyaratan.” Ucap Erikjen.

Sementara itu, Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit juga mengungkapkan bahwa sidang TPP merupakan hal yang sangat penting dalam rangka peningkatan proses pelatihan di Lapas.

Baca Juga: Alif Iman Waluyo Desak Pemkot Surabaya Tinjau Ulang Lokasi RSUD Surabaya Selatan

“Sidang TPP merupakan salah satu indikator keberhasilan pelatihan di dalam Lapas dan merupakan bagian evaluasi dalam tahap pelatihan, sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak, selain itu sidang ini harus dilakukan secara objektif dan transparan sehingga semua pihak dapat menerima apa pun hasilnya”, tegas Mathrios.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini