NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-75, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta dan Primaya Hospital PGI Cikini menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan di lantai 5 Grha Oikoumene, Jakarta, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tak hanya diikuti oleh jemaat gereja, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat lintas iman. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bingkisan sembako kepada 100 pendonor pertama.
Sebelum melakukan donor darah, setiap peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain dalam kondisi sehat, memiliki tekanan darah dan denyut nadi normal, berusia antara 17 hingga 50 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, serta telah beristirahat minimal lima jam sebelumnya. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kadar asam urat.
Mewakili Majelis Pekerja Harian PGI, Pendeta Etika Saragih menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan ini. Ia menekankan bahwa sekecil apa pun tindakan yang dilakukan dengan kasih dapat membawa dampak besar bagi kehidupan.
"Saya ingat ada ungkapan, meski setetes darah yang kamu berikan, itu sangat berarti bagi kehidupan seseorang yang membutuhkannya. Kita merasa mungkin itu hal yang kecil, tetapi kita bisa melihat begitu banyak orang yang membutuhkannya. Meski kecil akan terlihat besar jika kita melakukannya dengan cinta kasih," ujar Etika, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif bidang Keadilan dan Perdamaian PGI.
Ia menambahkan bahwa PGI akan terus mengadakan kegiatan serupa agar dapat menjadi berkat bagi lebih banyak orang. Sebelumnya, aksi sejenis juga telah dilaksanakan di berbagai daerah sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-75 PGI.
Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan ikut mendonorkan darah. Ia mengapresiasi inisiatif PGI dan menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata solidaritas kemanusiaan.
"Dulu pejuang kita menumpahkan darah untuk melawan penjajah, tetapi kita sekarang turut memberikan darah untuk mereka yang membutuhkan," ungkap Sahat, yang dikenal rutin mendonorkan darah.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Nias Gelar Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025
Ungkapan syukur juga disampaikan oleh para peserta. Salah satunya adalah Fransesco Soumokil, warga Percetakan Negara, Jakarta Pusat, yang merasa senang dapat berkontribusi bagi kehidupan orang lain.
"Saya senang dan bersyukur karena bisa memberikan darah saya untuk orang lain. Ini juga saya rasakan berpengaruh bagi kesehatan saya," katanya.
Senada dengan itu, Nur Berkah, seorang ibu rumah tangga dari kawasan Kenari, Jakarta Pusat, juga menyampaikan apresiasinya. "Terima kasih untuk PGI dan PMI. Saya selalu bersemangat ketika ada ajakan donor darah. Ini sudah beberapa kali saya ikut donor darah, termasuk yang diadakan PGI. Saya merasa kesehatan saya semakin membaik setelah donor," ujarnya.
Magdalena Simangunsong juga berbagi pengalaman menyentuh. Ia mendonorkan darahnya tepat di hari ulang tahunnya. "Hari ini saya berulang tahun, 3 Mei. Di hari ulang tahun ini, saya tidak bisa memberi apa-apa kecuali setetes darah saya melalui donor ini. Karena saya percaya, setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," tuturnya.
Artikel Terkait
Segel UD Sentosa Seal Tanpa Izin, Yona Bagus: Ini Pelecehan Hukum!
Tutup Kegiatan Porsenap, Lapas Muara Teweh Bagikan Hadiah Lomba HBP ke-61 Kepada Sang Juara
Lapas Rantauprapat Ikuti Sosialisasi Koperasi INKOPASINDO Secara Virtual
Dibebastugaskan dari Kepengurusan DPC PDIP Surabaya, Achmad Hidayat Ucapkan Terimakasih
Lapas Amuntai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara