Kamis, 4 Juni 2026

Slank Ungkap Alasan Tak Andalkan Royalti Sebagai Penghasilan Utama    

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 28 April 2025 | 10:45 WIB
Slank menegaskan bahwa royalti tidak bisa dijadikan mata pencaharian utama.  (X)
Slank menegaskan bahwa royalti tidak bisa dijadikan mata pencaharian utama. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Slank belum lama ini berbicara terbuka soal persoalan royalti dan hak cipta karya musik. Mereka mengungkapkan pernah mendapat tawaran untuk bergabung dengan sebuah organisasi yang fokus pada isu-isu seputar Undang-Undang Hak Cipta.

Dalam kesempatan tersebut, Slank menegaskan bahwa royalti tidak bisa dijadikan mata pencaharian utama bagi musisi di Indonesia. Menurut Kaka dan Bimbim, dua sosok penting di Slank, band mereka masih harus mencari jalan lain untuk mendapatkan penghasilan selain dari royalti.

"Kalau di kita (royalti) memang belum jadi mata pencaharian utama kita. Masih harus mengandalkan off air juga sih," ujar Kaka, dikutip Senin (28/4/2025).

Terkait pandangan mereka soal sistem royalti, Bimbim menjelaskan bahwa Slank tidak memihak kepada salah satu sistem, baik direct license maupun pengelolaan melalui lembaga kolektif. Meski begitu, Bimbim mengakui bahwa Slank pernah melakukan direct license di masa lalu.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

"Dulu sebelum ada WAMI, Slank direct. Jadi TV mana nih (telepon) 'Mas Bim Bim ini ada artis mau bawain lagu Slank boleh gak?' Terus kita lihat dulu ya artisnya keren gak, cewek cantik, oh boleh," cerita Bimbim.

Praktik direct license itu dilakukan Slank pada era awal 2000-an, sebelum hadirnya Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) seperti yang ada sekarang. Kala itu, Slank sempat menerima royalti dari sistem direct license, meskipun jumlah bayaran tidak menjadi prioritas utama bagi mereka.

"Dulu sih kita gak mikirin bayaran, mau dibayar berapa ya mereka terserah. Ya yang penting izin," kata Kaka melanjutkan.

Baca Juga: Pewarna Indonesia Rayakan Paskah 2025 dengan Semangat Go Green  

Saat ini, Slank memilih untuk tetap berada di posisi netral di antara dua organisasi, yakni Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dan Vibrasi Suara Indonesia (VISI). Bagi Slank, royalti masih belum bisa dijadikan tumpuan dalam keuangan mereka, sehingga tampil di berbagai acara off air tetap menjadi andalan utama.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini