Sabtu, 4 Juli 2026

Gangguan Berulang, Gubernur Jakarta Minta Semua Personel IT Bank DKI Diganti!  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 9 April 2025 | 16:55 WIB
Logo Bank DKI
Logo Bank DKI

NAWACITAPOST.COM - Gubernur Jakarta Pramono Anung menginstruksikan pergantian total personel Bank DKI yang memiliki akses ke sistem informasi perbankan. Langkah ini diambil menyusul gangguan layanan yang kembali terjadi di bank milik Pemerintah Provinsi Jakarta tersebut.

Menurut Pramono, instruksi tersebut diberikan langsung kepada Direktur Utama Bank DKI untuk menunjuk orang-orang baru yang tidak memiliki keterkaitan dengan sistem sebelumnya. Ia menegaskan bahwa semua pemegang password dan perangkat kerja di bagian IT harus diganti.

“Saya juga sudah meminta semua orang yang selama ini punya password dan PC di departemen itu semuanya diganti. Orang-orang baru yang dipilih oleh Direktur Utama yang sekarang,” ucap Pramono

Gangguan yang terjadi kali ini bukanlah yang pertama, melainkan yang ketiga kalinya sejak beberapa bulan terakhir. Pramono menduga ada unsur kesengajaan dari pihak internal yang terlibat dalam masalah sistem ini.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

“Kejadian di Bank DKI ini bukan pertama kali. Ini sudah ketiga kali,” ucap Pramono.

Ia menyebut lemahnya pengawasan terhadap teknologi informasi sebagai akar dari persoalan yang terus berulang tersebut. Pramono juga mencurigai adanya kebocoran data yang merugikan pihak bank.

Meskipun belum menyebutkan angka kerugian secara pasti, Pramono menyampaikan bahwa kerugian itu hanya diketahui oleh jajaran direksi Bank DKI. Ia pun meminta kasus ini segera dilaporkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti.

“Kejadiannya hampir serupa. Di mana IT tidak dilaksanakan, tidak dijaga secara baik. Dan hal itu terlihat dari terus terang ada kebocoran. Jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI,” kata dia.

Selain itu, Pramono mencopot Amirul Wicaksono dari jabatan Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI. Posisi tersebut kini dirangkap oleh Direktur Umum sebagai bentuk tindakan tegas atas kelalaian berulang.

Baca Juga: Trump Ngamuk! China Balas Ancam Stop Penayangan Film AS

“Yang kedua, diambil tindakan kepada Direktur IT. Karena sudah berulang kali. Ini yang ketiga kali. Dibebastugaskan dan jabatan itu dirangkap oleh Direktur Umum, mulai berlaku kemarin,” kata Pramono.

Ia mengatakan langkah ini merupakan bentuk penegakan disiplin menyusul kejadian yang dinilai sudah keterlaluan. Dengan kejadian yang sudah tiga kali, Pramono menyatakan perlu adanya penyelesaian struktural dan menyeluruh.

Sebagai upaya pemulihan dan audit, Pramono menunjuk lembaga independen internasional untuk menelusuri sistem Bank DKI secara mendalam. Audit itu bertujuan memastikan tidak ada lagi potensi kebocoran atau kelalaian.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini