NAWACITAPOST.COM - Gaji tinggi masih menjadi impian banyak orang di berbagai penjuru dunia. Namun, realitas menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pekerja sangat bergantung pada negara tempat mereka tinggal dan bekerja.
Berdasarkan data dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2023, beberapa negara mencatatkan rata-rata gaji tahunan yang sangat tinggi. Bahkan, gaji seorang karyawan mencapai lebih dari Rp1,4 miliar per tahun atau sekitar Rp121 juta per bulan.
Dengan gaji sebesar itu, seorang karyawan bisa membeli mobil mewah setiap tahun di Indonesia. Sebut saja, harga Toyota Alphard di Indonesia dimulai dari Rp 1,426 milyar untuk varian dasar 2.5L X CVT dan naik hingga Rp 1,733 Milyar untuk varian tertinggi.
OECD menghitung rata-rata gaji tahunan dengan cara membagi total pembayaran upah selama satu tahun dengan jumlah rata-rata karyawan penuh waktu di masing-masing negara. Metode ini memberikan gambaran umum tentang tingkat kesejahteraan tenaga kerja di negara-negara anggota.
Namun tentu saja, angka tersebut tidak mencerminkan pendapatan setiap individu, melainkan rata-rata secara nasional yang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti produktivitas, biaya hidup, dan daya beli. Dari laporan tersebut, terlihat bahwa negara-negara Eropa mendominasi daftar dengan gaji tertinggi.
Data ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan di negara-negara maju sangat tinggi, yang mendukung kesejahteraan pekerja. Sementara itu, bagaimana dengan kondisi di Asia, khususnya Asia Tenggara?
Berdasarkan laporan dari Statista tahun 2023, Australia menjadi negara dengan gaji bersih bulanan tertinggi di kawasan Asia-Pasifik, dengan rata-rata US$4.172 atau sekitar Rp67,95 juta per bulan. Bila dihitung per tahun, pendapatan pekerja di sana bisa mencapai sekitar Rp815 juta.
Di Asia Tenggara, Singapura menduduki peringkat teratas dengan rata-rata gaji bulanan sebesar US$3.823 atau Rp62,24 juta. Dalam setahun, pendapatan tersebut mencapai sekitar Rp747 juta. Negara seperti Malaysia dan Filipina mencatatkan angka yang lebih rendah, yakni masing-masing sekitar Rp13 juta dan Rp5 juta per bulan.
Baca Juga: Yessindo Berperan Strategis di idEA, Dorong Pelayanan Prima
Indonesia, sayangnya, masih tertinggal jauh dalam hal ini. Rata-rata gaji bersih bulanan di Indonesia berdasarkan data yang sama hanya sebesar US$197 atau sekitar Rp3,2 juta. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, angka ini menunjukkan kesenjangan yang cukup besar. Bahkan Filipina yang selama ini dianggap memiliki tingkat ekonomi yang sebanding, memiliki rata-rata gaji lebih tinggi.
Berikut adalah daftar lengkap sepuluh negara dengan rata-rata gaji tahunan tertinggi versi OECD:
1. Luksemburg – US$89.767 (Rp1,46 miliar)
2. Islandia – US$87.421 (Rp1,42 miliar)
3. Swiss – US$83.332 (Rp1,36 miliar)
4. Amerika Serikat – US$80.115 (Rp1,30 miliar)
5. Belgia – US$73.206 (Rp1,19 miliar)
6. Norwegia – US$71.972 (Rp1,17 miliar)
7. Austria – US$71.167 (Rp1,16 miliar)
8. Belanda – US$70.185 (Rp1,14 miliar)
9. Denmark – US$69.525 (Rp1,13 miliar)
10. Australia – US$67.101 (Rp1,09 miliar)
Baca Juga: Lebih dari 2.000 Artefak Nias Ternyata Tersimpan di Belanda
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2025 Lebih Aman, Kecelakaan Turun 30 Persen
Lirik Lagu Jumbo ‘Selalu Ada di Nadimu’ Jadi Simbol Cinta Orang Tua kepada Anak
Angka Kecelakaan saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 Menurun, BEM Kristiani Apresiasi Langkah Konkret Kapolri
Bupati Karawang Aep Segera Rotasi-Mutasi ASN Besar Besaran Tinggal Tunggu Ijin
Direktur LBH Keadilan Akademisi Rokan Hulu Ucapkan Selamat Pelantikan Rektor UPP Prof.Dr. Hardianto MPd CPCT Yang Kedua Periode