NAWACITAPOST.COM - Malam grand final Mister & Miss Teenager Universe 2025 edisi kedua menjadi puncak dari ajang pencarian role model remaja internasional yang diikuti oleh perwakilan dari 15 negara. Dari keseluruhan peserta, hanya tersisa tujuh finalis yang bersaing memperebutkan gelar juara dalam kompetisi bergengsi ini.
Setelah melewati berbagai tahapan seleksi, Helena Ristevski dari Australia akhirnya dinobatkan sebagai pemenang utama dan menyandang gelar Miss Teenager Universe 2025. Indonesia turut mencatat prestasi dengan keberhasilan Cinta Piecesia yang meraih posisi Runner Up 3 dalam ajang ini.
Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena berhasil membawa nama Indonesia hingga ke babak final. Keikutsertaan dalam ajang ini juga menjadi bukti bahwa talenta remaja Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.
President Mister Miss Teenager Universe, Rachel Wang, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini dimulai sejak 24 Februari 2025. Ia mengungkapkan, kompetisi tahun ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, termasuk India, Botswana, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Laos, Thailand, dan beberapa negara dari Benua Amerika.
Sebelum malam grand final, para peserta telah menjalani sesi preliminary dan kompetisi kostum nasional. Pada sesi ini, para kontestan menampilkan pakaian khas dari negara masing-masing serta memiliki kesempatan mengenakan pakaian adat Bali sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di kancah internasional.
Dalam penyelenggaraan edisi ini, tiga besar finalis Mister & Miss Teenager Universe 2025 akan mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan pihak penyelenggara serta menjalin kemitraan dengan PT Meccaya. Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat menginspirasi remaja tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.
Rachel Wang juga menyampaikan harapannya agar melalui ajang ini, citra Bali semakin dikenal di dunia internasional, sekaligus memperkenalkan Indonesia secara lebih luas. Selain itu, kesuksesan ajang Mister & Miss Teenager Universe 2025 ini menjadi bukti bahwa kompetisi pencarian role model remaja memiliki daya tarik yang besar di kancah internasional.
“Melalui kegiatan ini kami berharap, bisa membawa citra bali lebih di kancah internasional. Bahkan tidak hanya Bali secara lokal tapi juga Indonesia secara global,” harapnya.
Baca Juga: Bekasi Dikepung Banjir di 7 Kecamatan, Berikut Daftarnya
Adapun proses penjurian dalam grand final berlangsung ketat. Dari tujuh finalis yang tersisa, juri kemudian menyaring enam besar sebelum akhirnya menentukan pemenang dan runner-up.
Helena Ristevski dari Australia keluar sebagai juara utama, sementara Valeria Rodriguez dari Kolombia menempati posisi Runner Up 1. Runner Up 2 diraih oleh Isis Centano dari Amerika Serikat, sedangkan perwakilan Indonesia, Cinta Piecesia, mendapatkan posisi Runner Up 3. Anusha Jain dari India menempati posisi Runner Up 4, dan Arele Bogeng Monamo dari Botswana menempati posisi Runner Up 5.
Selain menampilkan bakat dan kepribadian para peserta, ajang ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya dari berbagai negara. Dengan pencapaian ini, harapan besar tertuju pada generasi muda agar semakin percaya diri dalam menampilkan potensi mereka di tingkat global.
Artikel Terkait
Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Berkomitmen Penuhi Janji Kepada Masyarakat
Gubernur Banten Andra Soni Ajak Semua Pihak Bersama Bangun Provinsi Banten
PNM Liga Nusantara: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan Melalui Sepak Bola
Calon Pebisnis Sukses Mari Merapat, Pegadaian GadePreneur 2025 Resmi Dibuka!
Gubernur Andra Soni Serahkan LKPD Unaudited Pemprov Banten TA 2024 ke BPK