Kamis, 4 Juni 2026

Menko PMK Ravik Karsidi: Beradaptasi dengan Era Digital, Bonus Demografi, dan Literasi Humanitas sebagai Kunci Keberhasilan

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 21 Desember 2023 | 13:33 WIB
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Ravik Karsidi (Ravik Karsidi)
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Ravik Karsidi (Ravik Karsidi)

NAWACITAPOST.COM - Dalam sebuah Seminar Nasional yang berlangsung di Gedung Heritage Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Jakarta Pusat, Staf Khusus Menko PMK, Ravik Karsidi, mengajak publik untuk beradaptasi dengan dunia digital yang tengah berkembang pesat.

Ravik menyoroti pentingnya literasi digital di tengah masyarakat, dengan membagi mereka menjadi dua kelompok, yaitu digital native dan digital immigrant.

Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa digitalisasi menjadi kekuatan utama dalam mendorong perubahan positif di Indonesia, terutama dengan memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki oleh negara.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Makassar Laksanakan Rapat Timpora di Maros

Indonesia diharapkan dapat menjadi pemilik kekuatan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada tahun 2030-2040 mendatang, dengan sekitar 70 persen penduduk berusia produktif.

Namun, Ravik juga menegaskan bahwa kemampuan teknologi harus diimbangi dengan nilai-nilai Pancasila dan literasi humanitas.

Ravik memberikan catatan pribadinya mengenai pergeseran tuntutan literasi, di mana selain literasi tradisional seperti baca, tulis, dan hitung, masyarakat juga perlu memiliki literasi data dan teknologi.

digitalisasi menjadi kekuatan utama dalam membawa negara menuju perubahan dunia. (Ravik Karsidi)

Baca Juga: Alfedri Optimis dengan Bantuan Alat Medis, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Selanjutnya, Ravik menyatakan pentingnya menjaga keseimbangan dan menghindari praktik-praktik menyimpang seperti hoaks.

Kementerian Koordinator PMK sendiri memiliki program khusus dalam mengkoordinasikan gerakan nasional revolusi mental, yang mengutamakan etos kerja, kebersamaan, dan integritas sebagai nilai utama.

Ravik berpendapat bahwa dengan perubahan cara berpikir, bekerja, dan hidup dalam era digital, didukung oleh nilai-nilai tersebut, bangsa Indonesia akan menjadi kuat dan mampu menjaga kemandiriannya di tingkat global.

 

 

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini