Kamis, 4 Juni 2026

Bantu Ubah Air Sumur Siap Minum, SMA Plus St. Albertus Sampaikan Terima Kasih pada Mensos Risma

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 20 Desember 2023 | 16:01 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat mengunjungi Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Humas Kemensos )
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat mengunjungi Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dok. Humas Kemensos )

NAWACITAPOST.COM - Sebuah kertas karton bertuliskan "Wa hemu sosa hai Ti'an" atau artinya Air Kini Tak Beli Lagi dibentangkan seorang siswa.

Karton berwarna merah itu dibentangkan siswa SMA Plus St. Albertus, Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Senin 18 Desember 2023.

Bentangan karton tersebut sebagai ungkapan terima kasih kepada Mensos Tri Rismaharini karena siswa kini tidak perlu lagi membeli air setelah Kemensos memasang mesin pengelola air, Reverse Osmosis (RO). Teknologi RO mampu mengubah air sumur menjadi siap minum.

Baca Juga: Mensos Risma Serahkan Rumah Tahan Gempa dan Bantuan Pemberdayaan di NTT

Yohanes Kelvin Akoit (18) salah satu siswa kelas 3 SMA Plus St Albertus, yang membawa tulisan tersebut. Ia mengaku instalasi air siap minum yang dipasang di sekolahnya dapat memberikan keringanan ekonomi.

"Air tidak beli lagi, dulu beli air. Beli ya karena cuaca Malaka ini sangat panas sehingga air itu kami bisa habiskan sampai 4 dus di sekolah ini," ujar Yohanes dalam keterangan yang diterima Nawacitapost.com, Rabu (20/12/2023).

Sebelum dipasang RO, ia dan teman-temannya harus merogoh kocek Rp500 untuk membeli 1 gelas air mineral berisi 240 ml. Dengan kondisi Malaka yang panas, tentunya kebutuhan air minum menjadi sangat besar.

Baca Juga: Mensos Gencarkan Operasi Katarak Gratis di Perbatasan NTT dan Timor Leste

Semakin panas, semakin banyak uang saku yang harus ia keluarkan untuk membeli air minum. Bagi Kelvin, adanya air siap minum tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tapi juga membantu memelihara bumi.

"Adanya air ini kami bisa mengurangi sampah plastik dan bisa membantu ekonomi kami di sekolah. Kami datang sekolah tidak membawa uang, datang kami bisa ambil air. Dari rumah tinggal bawa botol air saja sehingga sampai sekolah isi dan minum," ujarnya.

Manfaat yang ia rasakan itu membuat Kelvin dan teman-temannya menulis poster berisi ucapan terima kasih kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini. Bagi Kelvin instalasi air sangat bermanfaat bagi masyarakat Malaka.

Baca Juga: Kemensos Bangun 591 Lumbung Sosial hingga 2023

Sementara itu, Mensos mengatakan konsennya pada kebutuhan air bersih bagi pertumbuhan anak. Di beberapa daerah, Mensos menemukan banyak warga dalam satu komunitas yang memiliki kondisi disabilitas. Setelah ditelusuri, ternyata sumber air yang dikonsumsi mengandung logam dan bakteri.

Di Malaka sendiri, sumber air cukup bersih. Artinya tidak banyak mengandung zat berbahaya. Namun untuk di sekolah, Mensos secara khusus memasang RO agar anak-anak bisa langsung mengonsumsi air bersih.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini