NAWACITAPOST.COM - Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata sampaikan ada beberapa tahapan yang beririsan Yaitu tahap perekrutan KPPS sebagai garda terdepan untuk sukseskan Pemilu 2024, kemudian melakukan persiapan logistik, kemudian juga persiapan simulasi pungutan dan perhitungan suara oleh petugas KPPS.
Maka dari itu, Wahyu Dinata mengatakan perlunya berkolaborasi dengan banyak pihak salah satunya Media.
Kemudian Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto sampaikan bahwa Media punya peran dalam edukasi kepada khalayak luas dalam konten Pemilu.
Baca Juga: Warga Binaan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Rasakan Damai Natal
Keahlian standar yang pasti harus dimiliki redaksi misalnya bagaimana standarisasi peliputan berita Pemilu sesuai dengan kaidah kode etik jurnalistik UU penyiaran 32 Tahun 2002 dan P3SPS.
Kemudian hal krusial lain yaitu soal keberfungsian profesi dibutuhkan ketepatan, kecermatan, sekaligus keberpihakan kepada publik menurut paparan Gun Gun Heryanto.
Gun Gun Heryanto juga mengatakan media dalam sejarahnya karena ekspresi simbolik, pasti tidak akan pernah bisa netral. Tetapi harus bisa independen.
Artikel Terkait
Mencegah jatuhnya korban seperti Pemilu 2019, Dinkes akan periksa petugas KPPS secara komperhensif KPU bersama Pemda dan Dinkes
Kepala Rutan Kelas IIB Natal Kanwil Kemenkumham Sumut Ikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Kinerja tahun 2023
KPUD DKI Jakarta Gelar Rekrutmen Massal KPPS untuk Sukseskan Pemilu 2024
Bhayangkara FC vs Persita Tangerang: Debut Radja Nainggolan dan Tanggapan Deny Saputra
Explorasi Keajaiban Alam Pantai Lhok Mee, Spot Foto Tersembunyi di Aceh