Erick menegaskan selain beberapa perencanaan strategis yang telah ditetapkan, seluruh pembangunan sektor pariwisata ini harus tetap memperhatikan aspek sustainability dan lingkungan hijau.
“Pariwisata merupakan penunjang terbesar pembukaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan UMKM. Pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya bergantung kepada sumber daya alam, tetapi juga pariwisata, ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Kita harus terus berkolaborasi untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” ungkap Erick.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno juga menyampaikan harapan besar agar pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi lokomotif dan menggantikan ekonomi ekstraktif dengan target mencapai di atas 10-12% pada 2030-2045 seiring dengan perubahan transformasi ekonomi Indonesia menuju ekonomi hijau.
Di akhir sesi, dilakukan peresmian Golo Mori Convention Center (GMCC) sebagai Kawasan Ekonomi Khusus baru di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang juga menjadi lokasi dilaksanakannya Rakornas Percepatan Pengembangan 5 DPSP Semester II 2023.