Disampaikannya, masih ada sekitar 1,2 juta penduduk miskin di Sumatera Utara, sebesar 200 ribu diantaranya miskin ekstrem dan 21% balita stunting. “Mari dengan keberadaan kita, kita bersama membangun dan membantu sesama. Mengurangi kemiskinan bisa dilakukan dengan membagi apa yang kita punya kepada sesama dan mendorong masyarakat dalam berusaha,” tutur Naslindo.