Jumat, 5 Juni 2026

Tenaga Ahli Utama KSP, Abraham Wirotomo: Program PENA Kemensos Dapat Dilanjutkan Karena Manfaatnya Lebih Besar

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 29 November 2023 | 21:48 WIB


NAWACITApost.com – Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang dihadirkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022, telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat diseluruh Indonesia.





PENA lahir pada bulan November 2022 telah menyasar ribuan Keluarga Pemerima Manfaat (KPM) melalui bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Dari data yang ada menujukkan bahwa PENA dapat dilanjutkan karena manfaatnya lebih besar.





Sementara itu, Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo optimis program PENA akan terus dilanjutkan tahun depan. Program PENA akan dieskalasi. Berdasarkan evaluasi, PENA dapat meningkatkan pendapatan hampir seluruh KPM yang ikut serta. “Setelah kita evaluasi ternyata berhasil meningkatkan pendapatan 98,9 %. Jadi hampir semua yang ikut PENA, pendapatannya naik,” ujarnya.





Suksesnya program PENA bisa dilihat dari penerima manfaat ekonomi rendah setelah lama menerima bantuan sosial, mengraduasi bansos tersebut untuk membuka usaha. Graduasi dimaksudkan disini, bagaimana kecerdasan PM dalam mengelolah bantuan sosial yang diterima untuk membuka supaya mendapatkan keuntungan dan bisa menolong orang lain dalam hal mebuka lapangan pekerjaan.





Senada dengan Abraham, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono mengatakan PENA bisa menjadi inspirasi bagi KPM lain. Dikatakan Nunung, KPM yang sudah berhasil dan mandiri bisa menambah kegiatan produktif sehingga mampu menyerap tenaga kerja lain yang pada akhirnya bisa membantu meningkatkan taraf hidup keluarga lainnya.





Berdasarkan data Kemensos bisa dilihat pada bulan Oktober, sebanyak 2.441 KPM berhasil digraduasi. Grafik graduasi dari bantuan sosial menujukkan angka bertambah menjadi 7.814, dan akan bertambah pada desember nanti. Membuktikan bahwa graduasi dari bansos mampu meningkatkan penghasilan KPM sehingga dapat keluar dari kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.





Dari 11.325 KPM, 8.779 sudah berada di atas kemiskinan. Meskipun demikian, Kemensos tidak mau serta merta mengeluarkan KPM dari bansos karena harus melihat kesiapan mereka. Dengan rincian sebanyak 944 KPM mengalami peningkatan pendapatan namun masih berada di atas garis kemiskinan ekstrem tapi di bawah garis kemiskinan, 1.495 KPM pendapatannya meningkat tapi masih di bawah garis kemiskinan ekstrem, dan hanya 134 KPM yang pendapatannya belum meningkat.


Halaman:

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini