Ketua/Penanggung Jawab Aksi: Michael Rempowatu
Manguni Makasiouw menjadi pusat perhatian karena adanya konflik dengan ormas BSM (Barisan Solidaritas Muslim), yang diketahui sebagai kelompok pro-Palestina.
Kerusuhan di Bitung, Manado, diduga dipicu oleh pertentangan antara dua ormas yang memiliki pandangan berbeda terkait konflik Israel-Palestina.
Surat izin pemberitahuan aksi damai Manguni Makasiouw kepada Kapolres Kota Bitung menyiratkan ketidaksetujuan terhadap aksi damai bela Palestina yang diadakan oleh ormas BSM.
Surat tersebut juga menyertakan empat tuntutan, salah satunya meminta Kapolres Bitung untuk memproses hukum terhadap penanggung jawab aksi bela Palestina yang dianggap provokatif.
Beberapa tuntutan Manguni Makasiouw mencakup:
- Meminta Kapolres Bitung memproses hukum terhadap penanggung jawab aksi bela Palestina pada tanggal 27 Oktober 2023, yang dianggap mengizinkan peserta membawa poster provokatif.
- Meminta Kapolres Bitung tidak mengizinkan aksi solidaritas Palestina, dengan alasan dapat memicu gangguan Kamtibmas, terutama jika kegiatan tersebut ditunggangi oleh kelompok pembela Hamas yang dianggap sebagai pemicu perang Palestina-Israel.
Pihak kepolisian di Bitung telah mengumumkan kesepakatan damai melalui media sosial, menunjukkan suasana damai yang dihadiri oleh sejumlah tokoh agama. Keputusan damai ini tertuang dalam berita acara yang dibuat pada 25 November 2023 di Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Manembo-Nembo, Kota Bitung.
Dalam berita acara tersebut, terdapat tiga butir pernyataan: