Sebelumnya, daftar penerima gelar ini telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD di Jakarta, Rabu (8/11) lalu, setelah diusulkan dan dihimpun Kemensos dan melalui proses di Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang dipimpin Kemenko Polhukam, untuk kemudian ditetapkan dan diberi anugerah oleh Presiden.
Mengusung tema 'Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan', Hari Pahlawan tahun 2023 menjadi momen internalisasi semangat para pahlawan. Hal ini tertuang dalam amanat Mensos yang dibacakan pada upacara Hari Pahlawan di setiap kementerian/lembaga pusat dan daerah. Mensos mengajak Bangsa Indonesia, tua maupun muda, memiliki semangat yang sama dengan para pahlawan dalam memerangi kemiskinan dan kebodohan.
"Para pahlawan telah mengajarkan bahwa kita bukan bangsa pecundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi dengan tangan mengepal dan dada menggelora," kata Mensos dalam amanatnya pada Peringatan Hari Pahlawan tahun 2023.
Menurutnya, semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan yang berangkat dari nilai perjuangan pahlawan mampu menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata saat ini.