“Yang pastinya sukses dan saya yakin akan sukses karena baru launching saja sudah ada 213 desa yang mendaftar. Saya yakin akan amanah atau bahkan mungkin antre. Semoga ini dapat menginspirasi universitas lainnya, sehingga bisa ada juga di daerah lain agar bisa menjangkau seluruh masyarakat desa,” kata Wamenparekraf.