mix-news

Yahya Waloni dan Muhammad Kace Satu Sel di Penjara? Ini yang Terjadi

Jumat, 27 Agustus 2021 | 11:04 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - SETIDAKNYA penangkapan Yahya Waloni oleh Tim Bareskrim Mabes Polri, di rumahnya kawasan Cibubur, Kamis 26 Agustus 2021, terkait dugaan penistaan agama yang menyebut Alkitab itu dongeng dan penuh kepalsuan, menjawab sudah bahwa  Equality Before The Law, yaitu persamaan dihadapan hukum ditegakan penegakan hukum (polri). Maka, keraguan masyarakat terhadap Polri,  sirna dan meredup. 

Baca Juga : Tim Kuasa Hukum : Bebaskan Muhamad Kece



Penangkapan Waloni, dikomentari  eks Politisi Demokrat Ruhut Sitompul, melalui  cuitan di akun Twitter pribadinya, Ruhut menginformasikan bahwa pada hari ini, Kamis, 26 Agustus 2021 Yahya Waloni telah ditangkap.

"Yahya Waloni sudah ditangkap hari ini Oleh Tim dari MabesPolri," cuit Ruhut dari akun Twitter @ruhutsitompul pada Kamis, 26 Agustus 2021. Selanjutnya,  Ruhut juga mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang berperan dalam penangkapan dari Yahya Waloni tersebut.

"Terima kasih Tuhan Semoga Memberkati Siapapun yg berperan dalam penangkapan penghina TuhanKu Yesus dan Alkitabnya serta Firman yg Kami Pengikut Setianya meyakin sepenuhnya Amin MERDEKA," sambungnya.

Selang sehari sebelumnya, hal yang sama dilakukan Tim Bareskrim Mabes Polri dengan menangkap Muhammad Kace (bukan Kece) di Bali, terkait dugaan penistaan agam Islam, dan kemudian di bawa ke Bareskrim Polri Jakarta, hari itu juga.

Seperti dilansir detik.com, ditangkapnya Kace, sang pelapor yang juga  Ketua Umum (Ketum) Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Gus Rofi'i, bersyukur Kace ditangkap polisi.

"Alhamdulillah, alhamdulillah. Iya (saya pelapor). Pertama, saya bersyukur kepada Allah. Karena apa? Karena dengan tertangkapnya Kece, yang selama ini banyak orang-orang itu meragukan kinerja kepolisian, terutama Bareskrim Polri, itu akhirnya dibuktikan oleh Bapak Kapolri, Bapak Kabareskrim, dengan tertangkapnya Saudara Kece," ujar Rofi'i kepada wartawan, Rabu (25/8/2021).

Kini keduanya : Waloni dan Kace ditahan di Bareskrim Mabes Polri. Lalu, apa yang akan terjadi, seandainya satu sel. Apakah kebenaran dan keyakinan mereka akan menjadi sandaran perdebatan? Seru sepertinya, apalagi kalau tidak ada wasit yang melerainya (selama adu argumen). Namun ketika ada gerakan fisik, maka otomotasi polis siap melerainya. Karena keduanya berada dalam rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri.

Hal lainnya dari keduanya, bahwa jika ditelaah lebih dalam, sebenarnya Waloni diduga menghina agama yang ia anut sebelumnya (Kristen), demikian juga dengan Kace dugaannya menghina agama yang dianut sebelumnya (Islam).

Kemungkinan yang terjadi, Waloni tidak akan kembali ke keyakinan sebelumnya, demikian juga dengan Muhammad Kace tidak akan kembali juga kepada keyakinan sebelumnya.

Tags

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB