mix-news

Pembentukan Kabupaten Hulobatu, Wakil Ketua Umum DPP  Fornisel  Arisman Zagoto : Memenuhi Syarat  

Rabu, 20 Januari 2021 | 10:31 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST –  Setelah Disilplin F Manao dan Yasoaro Zai mendukung pembentukan Nias Kepulauan Batu (NKB – meminjam kalimat Yaso) menjadi Kabupaten baru.

Baca Juga : Jika Jadi Kabupaten Baru Di Kepni, Yasoaro Zai : Namanya Nias Kepulauan Batu



Kali ini Wakil Ketua Umum Forum Nias Selatan  (Fornisel) Arisman Zagoto biasa disapa Ama Rai berkata sama dengan Manao dan Yaso. Arisman  memaparkannya  dengan  Konsep dasar kebutuhan sebuah Daerah Otonomi Baru (DOB), bukan terletak pada rela tidaknya Kabupaten induk mau di mekarkan, bukan juga sekedar gagah-gagahan daerah calon DOB untuk memiliki satu Kabupaten baru, tetapi kembali pada kebutuhan dasar yaitu memperpendek rentang kendali pelayanan.

Menilik dari posisi geografis Kepulauan Batu yang terdiri dari 101.pulau, 7.kecamatan dan satu kecamatan (Pulau Simak) yang merupakan pulau terluar Indonesia, maka boleh dikatakan terlalu lama membiarkan Kepulauan Batu menjadi satu DOB, yang sesungguhnya jauh lebih memenuhi syarat menjadi satu kabupaten dibanding calon daerah menapun yang mau dimekarkan di wilayah Nias Selatan maupun di seluruh wilayah Kepulauan Nias. Alasan logis jelas :

1.Daerah tertinggal

2.Daerah terpencil, terisolasi dari daratan.

3.Merupakan daerah terluar Indonesia.

4.Berada di wilayah samudra luas dan rentan dari sisi gangguan bila dikaitkan dengan unsur HANKAMNAS.

Lalu pertanyaannya apa indikator sekaligus merupakan prasyarat potensi yang dimiliki Halobatu bila kelak di ajukan sebagai DOB.?

1.Dari segi indikator ekonomi : Daerah yang kaya hasil laut dan potensi Pariwisata ini (modal dasar pembangunan di Nias yang dianjurkan Jokowi) juga memiliki potensi Hutan yg. diteruskan habis oleh 2.perusahaan HPH, juga disana sudah beroperasi Bank BRI dan Bank Sumut. Disana telah beroperasi   Lima.buah hotel/penginapan milik pengusaha setempat dan 9.Resort yang walaupun bukan kita punya.

3.Transportasi : Kepulauan ini telah memiliki bandara Perintis yaitu Bandara Lasondre, dan 4.Pelabuhan besar yaitu Pelabuhan Tello dan Pelabuhan Hibala serta satu pelabuhan perikanan.

5.Indikator Sosial Penduduk kepulauan ini yang cenderung homogen dan punya kesamaan budaya serta tingkat toleransi yang tinggi punya satu keinginan yang seragam dan kompak untuk memiliki satu Kabupaten seperti yang sering disemangati oleh penggerak perjuangan pemekaran yang dimotori oleh PEMASKEP (Persatuan Masyarakat Kepulauan).

5.Indikator Politik Penduduk Kepulauan yang sudah cukup memadai ini telah memiliki sekitar 23.000.pemilih dan tiap periode mencetak 3.orang Anggota DPRD.di Parlemen tingkat Kabupaten. NISEL dan sudah harus mampu mengusung wakil sendiri di Tingkat DPRD.Provinsi daripada cuma dijadikan lahan pengambilan suara dan selebihnya dilupakan, jelas Bendahara Panitia Persipan Pemekaran Kabupaten Nias (P3KN),

Tidak ada cara yang lebih cepat untuk mengangkat harkat hidup Kepulauan Batu selain dijadikan DOB.tersendiri yang merupakan PR. dan tantangan bagi para Partai yang mendukung pemerintahan agar mementum pemerintahan Jokowi ini dimanfaatkan untuk mengakhiri "moratorium pemekaran" atau upaya khusus untuk memperhatikan nasib saudara-saudara kita di Kepulauan yang sudah tidak cocok pembangunannya di remote dari daratan dengan dana terbatas, beda jika Halobatu dibangun dengan dukungan alokasi dana sebuah Kabupaten yang kelak bernama Kabupaten HULOBATU, tutur anggota DPR RI dari PDS era Presiden ke 6 (enam), SBY.

(Cinta Hulo. Arisman Zagoto).

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB