mix-news

Kakanim Jakarta Selatan M Tito Cepat Merespon Dan Menggalakan Visa Elektronik MenkumHAM

Jumat, 30 Oktober 2020 | 13:48 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Selain  disiplin, ayahnya selalu mengajarkan pentingnya memiliki rasa saling menyayangi dan menghormati di antara sesama anggota keluarga. Begitulah penuturan kepala kantor imigrasi kelas 1 khusus non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jakarta Selatan, Muhammad Tito Adrianto.  

Baca Juga : Menkumham Yasonna Laoly Resmikan Revolusi Digital Pelayanan Publik


PELAYANAN eazy passport yang dicanangkan dan digalakan kemenkumham direspon cepat  Tito. Eazy Pasport adalah pemohon bisa mengajukan permohonan paspor tanpa perlu ke kantor imigrasi, karena petugas akan mendatangi pemohon di lokasi yang telah ditentukan.

Seluruh proses permohonan paspor mulai dari penyerahan dan pemeriksaan berkas persyaratan, wawancara, serta pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari dilakukan di lokasi kegiatan. Paspor yang sudah jadi nantinya bisa diambil secara perwakilan atau bisa juga dikirim ke rumah melalui jasa PT Pos Indonesia.

Seperti yang dilakukan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan memberikan pelayanan Eazy Passport kepada para pegawai DPR-RI beserta keluarga yang berjumlah 115 orang Di Aula Bamus Nusantara II, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku pada Agustus 2020.

Pelayanan ini dihadiri dan diksaksikan langsung Menteri Hukum dan Ham, Yasonna H. Laoly, Direktur Lalulintas Keimigrasian, Cucu Koswala, dan  M Tito.

Program pelayanan ini disambut antusias seluruh pegawai di kantor DPR, dan kantor imigrasi Jakarta Selatan melalui petugasnya memberikan pelayanan terbaiknya bagi pemohon eazy passport tersebut.

Selain itu Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan yang merupakan Unit Pelaksana Teknis pertama telah berhasil mewujudkan dan melaksanakan pos Yankomas dibuat jadi satu di loket pengaduan dengan ruang tunggu pengantar.

Yang pasti  semua fasilitas, sarana dan prasarana yang ada sudah memenuhi standar penilaian Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) KaKanim Jaksel Tito berhasil melaksanakannya.

Sehingga pola pelayanan yang baik dan berbasis HAM, yang  diimplementasikan dan dijadikan semangat dalam bekerja sebagai langkah awal dari timbulnya trust (kepercayaan) publik kepada lembaga pemerintah berhasil diwujudkan dengan baik oleh  M. Tito.

Pasalnya antara apa yang disampaikan Titio dengan apa  yang dilihat Tim penilai sudah sesuai. Mulai dari alur kunjungan pemohon papsor, serta inovasi-inoivasi yang di lakukan dalam rangka WBBM dan hal itu memenuhi standar pelayanan HAM.

Terkait pelayanan elektronik visa,  M Tito sangat bersemangat, dan bukan hanya itu langsung melaksanakannya.


Seperti peresmian pelayanan visa elektronik (eVisa) yang dilakukan MenkumHAM Yasonna Laoly,  saat acara syukuran peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) KemenkumHAM pada 27 Oktober 2020.


Penerapan eVisa akan memberi kemudahan bagi orang asing yang akan masuk dan tinggal di Wilayah Indonesia.  Penyederhanaan birokrasi juga dilakukan seiring dengan penggunaan layanan online.




Setelah penerapan eVisa, nantinya tidak ada lagi stiker visa yang ditempel di paspor orang asing karena eVisa akan langsung dikirim ke email penjamin orang asing dan juga orang asing yang masuk Wilayah Indonesia. Gebrakan dan Terobosan yang dresmikan orang nomor satu KeMenkumHAM ini, disambut antusias oleh Tito.



 

 

 

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB