mix-news

Tarif MRT Jakarta Ditetapkan Rp8.500

Senin, 25 Maret 2019 | 18:14 WIB
Jakarta NAWACITA – Tarif MRT akhirnya ditetapkan. Tarif tersebut akhirnya diketok palu setelah rapat pembahasan tarif di DPRD DKI Jakarta, molor 4 jam lebih, Senin (25/3/2019). Sedianya rapat dimulai pukul 10.00, namun baru dimulai pukul 14.40 WIB, karena beberapa pimpinan dewan belum hadir.

Sejumlah pejabat yang hadir diantaranya, Dinas Perhubungan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah serta sejumlah direksi MRT dan LRT.

DPRD DKI Jakarta memutuskan mengenakan tarif MRT sebesar Rp8.500 per orang, dari Lebak Bulus ke Bunderan HI. Angka itu lebih rendah dari rata-rata usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang sebesar Rp10.000 per orang.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan hal itu telah mempertimbangkan kesanggupan dan kemauan warga untuk menggunakan MRT sebagai transportasi umum. Namun ia tak menjelaskan lebih terkait hitungan teknis dari tarif tersebut.

"Ya sudah ditetapkan saja ya, tarif MRT Rp8.500. Ini harus ditetapkan sekarang," ujar Prasetyo, Senin (25/3).
Ia menjelaskan, subsidi akan disalurkan ke penumpang MRT yang diproyeksi sebanyak 65.000 orang/hari sepanjang tahun ini. Dengan makin banyak jumlah penumpang maka subsidi akan bisa ditekan.

Tarif Rp 8.500 sendiri terdiri atas dua komponen, yakni boarding fee yang dipatok sebesar Rp 1.500 ditambah unit price per kilometer (harga per kilometer) yang dikalikan jarak.

Dikesempatan yang sama, Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memiliki rumusan sendiri dalam menetapkan tarif MRT. Dalam hal ini, perhitungan yang adil adalah Rp850 per kilometer (km).

“Lalu, ada minimal dana yang harus dibayar oleh masyarakat atau disebut boarding fee sebesar Rp1.500. Jadi, penghitungannya tarif per km dikalikan dengan jarak tempuh, lalu hasilnya ditambah dengan boarding fee,” kata Saefullah.

Diketahui, MRT diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (24/3) kemarin. Namun, masyarakat masih bisa menikmati transportasi itu secara gratis sebelum mulai berbayar pada Senin (1/4) mendatang.

Untuk sekarang sampai akhir Maret 2019, MRT Jakarta akan mengoperasikan sebanyak tujuh rangkaian kereta dan satu rangkaian kereta cadangan. Operasi akan dilakukan mulai pukul 05.30-22.30 WIB.

Lalu, jumlah rangkaian kereta bertambah mulai 1 April 2019. Tepatnya, ada 14 rangkaian kereta yang dioperasikan dan dua rangkaian kereta cadangan yang akan beroperasi sejak pukul 05.00 WIB-24.00 WIB.

Tags

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB